JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimis bahwa pelaksanaan pengukuhan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober 2024 akan berjalan dengan baik. Dia berharap agar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dapat menjadikan acara tersebut sukses, mengingat banyaknya tamu VVIP yang akan hadir. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua MPR, Ahmad Muzani, di Kompleks Istana Kepresidenan, usai mengundang Jokowi untuk hadir dalam acara pengukuhan tersebut. Muzani menekankan harapan Jokowi agar momen penting ini dapat terlaksana dengan baik, mengingat banyaknya tamu penting yang berasal dari negara sahabat dan negara tetangga yang telah diundang. Selama pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam, Muzani bersama dengan delapan wakil ketua MPR lainnya memberikan apresiasi atas kepemimpinan Jokowi selama sepuluh tahun, terutama dalam menciptakan transisi kepemimpinan nasional yang berlangsung dengan lancar sejauh ini. Muzani menuturkan bahwa situasi damai selama masa transisi pemerintahan saat ini seharusnya dijadikan teladan untuk masa-masa mendatang. Ia menekankan, "Kami, para pemimpin MPR, menganggap bahwa transisi yang sedang berlangsung dari presiden yang menjabat kepada presiden pengganti telah berhasil. Kami berharap ini dapat menjadi prototipe yang patut dicontoh." Dalam pertemuan tersebut, Muzani juga melaporkan kepada Presiden Jokowi bahwa persiapan untuk pengukuhan presiden telah mencapai 90 persen, dan sebagian besar tamu undangan telah memberikan konfirmasi kehadiran. MPR sebelumnya telah memastikan bahwa beberapa tamu penting diundang untuk hadir dalam upacara pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Selain itu, para kandidat dalam Pemilihan Presiden 2024, yaitu Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo, dan Mahfud MD, juga diundang untuk hadir. Acara pengukuhan tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan di Gedung Nusantara Kompleks Parlemen, Jakarta, pada 20 Oktober 2024, pukul 10.00 waktu setempat. ANTARA