**Borneonews - Bandarlampung**, Lanal Lampung telah berhasil melaksanakan operasi yang mengakibatkan pengamanan sebanyak 194.156 ekor benih bening lobster (*BBL*) yang diduga diperoleh secara ilegal. Benih tersebut ditemukan di sebuah ruko yang berfungsi sebagai tempat penyegaran dan pengemasan produk di wilayah Lampung Tengah.
Pengungkapan lokasi ruko tersebut terjadi pada hari Minggu, 13 Oktober, berkat upaya Tim Lanal Lampung yang dipimpin oleh Mayor Laut (E) Nur Hamzah. Panglima Koamarda I Laksamana Muda Yoos Suryono Hadi menyampaikan informasi ini dalam sebuah konferensi pers di Bandarlampung.
Aksi pengamanan benih bening lobster ini terpicu setelah adanya laporan dari masyarakat kepada Lanal Lampung mengenai rencana pengiriman *BBL* ke Bandarlampung melalui jalur darat dari Kabupaten Pesisir Barat. Berdasarkan laporan tersebut, tim melakukan pengamatan di kawasan Kabupaten Tanggamus pada hari Minggu.
Setelah menyelesaikan pengamatan, tim mencurigai sebuah mobil jenis Xenia yang diduga membawa benih-benih lobster tersebut. Tim kemudian memutuskan untuk mengikuti kendaraan itu dengan jarak yang cukup aman. Pada pukul 06.00 WIB, tim menemukan bahwa mobil yang dicurigai tersebut bergerak menuju Terbanggi Besar di Kabupaten Lampung Tengah dan berhenti di sebuah ruko.
Namun, ketika kendaraan tersebut menyadari bahwa mereka sedang diikuti, mereka melanjutkan perjalanan dengan kecepatan tinggi. Saat pukul 06.15, Tim Lanal Lampung berhasil memasuki ruko yang menjadi tempat berhenti kendaraan tersebut dan menemukan gudang dalam keadaan kosong. Di dalamnya, mereka menemukan ratusan ribu *BBL* dari jenis mutiara dan pasir, yang sudah dikemas di dalam toples serta tersedia di kolam penyegaran.
Dalam operasi itu, tim pun mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kegiatan ilegal tersebut. Di antara barang bukti yang dianalisa adalah lima kolam penyegaran besar, delapan filter air aquariumnya kaca, empat filter air berbahan paralon, tiga unit tabung oksigen, serta 150 box *sterofoam*. Selain itu, tim juga berhasil mengamankan empat unit kulkas, 12 pompa aquarium, dua unit blower, satu unit mesin pendingin, serta 1.400 toples untuk kemasan. Mereka juga menyita dua unit kendaraan Kijang Inova dan tiga sepeda motor.
Dari keterlibatan Tim Lanal Lampung dalam upaya ini, terdapat perhitungan bahwa sekira Rp29 miliar kerugian negara berhasil diselamatkan dari distribusi *BBL* ilegal. Panglima tersebut mengungkapkan bahwa 194.156 ekor *BBL* yang diperoleh dari operasi ini akan direhabilitasi dan dibebaskan kembali ke perairan Caligi.
ANTARA
Lanal Lampung Amankan 194.156 Ekor BBL Ilegal Senilai Rp29 Miliar
Bagikan:

BANDAR LAMPUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Boccia Rebut Emas ke-15 Bagi Kontingen Indonesia
Kodam XXII Tambun Bungai Bersama Bobon Santoso Sajikan 4.000 Porsi Makanan untuk Relawan Karhutla di Tumbang Nusa
Mario Aji Start P12 di Moto2 Australia
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
IAEA Siap Verifikasi Aktivitas Nuklir Iran, Dorong Solusi Diplomatik
Menjadi Peserta, Pegawai BPJS Kesehatan Ini Turut Rasakan Manfaat Program JKN
Komentar (0)
Memuat komentar…







