**Borneonews - Sentani, Papua**, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan niat negara ini untuk memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi negara-negara di wilayah Pasifik. Hal ini disampaikan mengingat adanya akar Melanesia yang menghubungkan Papua dengan negara-negara dalam kawasan tersebut. Direktur Urusan Pasifik dan Oseania, Adi Dzulfuat, menjelaskan bahwa kerjasama Indonesia dengan negara-negara Pasifik mencakup beragam aspek dan tidak hanya terbatas pada isu Papua serta aspek keamanan. "Kami ingin memberikan kontribusi yang lebih besar kepada kawasan ini karena Indonesia adalah bagian dari keluarga besar Pasifik," ungkap Dzulfuat. Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa Indonesia sangat bersemangat untuk turut berkontribusi dalam berbagai sektor dengan tujuan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat baik di Indonesia maupun di kawasan Pasifik. "Kami ingin meningkatkan hubungan sehingga negara-negara di kawasan Pasifik dapat mempercayai Indonesia sebagai mitra yang dapat diandalkan," tambahnya. Dzulfuat juga menegaskan bahwa Indonesia telah memperkuat hubungan dengan negara-negara Pasifik melalui berbagai kemitraan, hibah, dan proyek pembangunan. "Kerjasama kita telah semakin solid, seperti ketika Indonesia membangun stadion di Kepulauan Solomon, fasilitas umum seperti pemadam kebakaran di Vanimo, Papua Nugini, serta merenovasi sebuah sekolah di Wutung, Papua Nugini," jelasnya. Dia optimis bahwa dengan memperkuat kerjasama ini, pandangan masyarakat di kawasan Pasifik terhadap Indonesia akan semakin positif, terutama terkait isu-isu kedaulatan. Sebelumnya, Angkatan Laut Indonesia (TNI AL) mengajak sejumlah mahasiswa asli Papua dalam sebuah perjalanan goodwill dan diplomatik ke empat negara di wilayah Pasifik Selatan, yaitu Fiji, Kepulauan Solomon, Vanuatu, dan Papua Nugini. Perjalanan ini dimulai pada 9 Oktober dan dijadwalkan akan berakhir pada 25 Oktober 2024. Misi goodwill ini bertujuan untuk membangun saling percaya antar negara serta mengeksplorasi kerjasama antara TNI AL dan angkatan laut dari keempat negara tujuan tersebut. ANTARA