BORNEONEWS, Muara Teweh – Politikenik Muara Teweh (Polimat) Yayasan Pendidikan Panglima Batur, Kabupaten Barito Utara, melaksanakan Yudisium 44 mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi tersebut, di Muara Teweh, Rabu (31/8/2016) pagi. Sampai Yudisium VII ini, alumnus Politeknik ini telah banyak masuk dunia kerja, baik pada intansi pemerintah, perbankan, maupun swasta.
Ketua Yayasan Pendidikan Panglima Batur, Hj Relawati Yuliansyah dalam sambutan yang disampaikan perwakilannya Damayana mengatakan, Yudisium Polimat ini merupakan kegiatan seremoni menandai berakhirnya sebuah proses pendidikan, sekaligus indikator berlangsungnya aktivitas akademik dengan baik. “Dengan demikian, sesungguhnya Yudisium merupakan sebuah bentuk pertanggungjawaban penyelenggara kepada masyarakat dan Pemerintah,” kata Relawati dalam sambutannya.
Bagi para mahasiswa Yudisium ini meskipun menjadi tanda berakhirnya proses belajar secara akademik, namun pada hakekatnya justru menjadi awal untuk memasuki kehidupan nyata yang penuh tantangan dan romantika, yang memerlukan upaya untuk terus mengembangkan diri melalui proses belajar di luar akademik.
“Selamat kepada para mahasiswa yang di yudisium pada hari ini, jangan pernah berhentin untuk terus mengembangkan diri di dunia nyata,” pesannya.
Relawati juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada Politenik Muara Teweh untuk mendidik dan membina putra putrinya. Selain itu ucapan terimakasih juga kepada para dosen, pimpinan dan segenap jajaran manajemen Politeknik Muara Teweh, serta Pemerintah Daerah dan Provinsi Kalteng, atas upayanya terus menciptakan stabilitas keamanan dan perekonomian, sehingga Politeknik Muara Teweh beserta seluruh sivitas akademik dapat melaksanakan aktivitasnya dengan aman, damai dan tentram.
Direktur Politeknik Muara Teweh, Noor Ideal menyampaikan, mahasiswa yang di-Yudisium pada hari ini berjumlah 44 orang, terdiri dari tiga program studi yakni Manajemen Informatika sebanyak 27, Teknik Pertambangan sebanyak 13 mahasiswa dan 4 orang. “untuk para mahasiswa yang di Yudisium, pada 5 September nanti akan mengikuti lagi Wisuda yang rencananya digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh,” ungkap Direktur Politeknik.
Menurut pria yang akrab disapa Ideal tersebut, keberhasilan mahasiswa yang di-yudisium ini berkat kerja keras saudara dalam menempuh studi di Politeknik Muara Teweh. “Saudara telah menunjukan usaha kerja keras yang sungguh-sungguh dan berhasil melewati masa-masa sulit yang penuh dengan tantangan dan cobaan. Saudara-saudara juga telah mendapatkan pengalaman belajar dan hasil belajar yang sudah memadai untuk membekali diri dalam menempuh kehidupan pasca studi,” kata Ideal. (RAMADANI/N).








