**Borneonews - Jakarta**, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah memberikan kontribusi signifikan berupa 1.082 jenis obat-obatan untuk membantu warga yang terdampak oleh konflik dan bencana alam di Sudan. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya kemanusiaan yang lebih luas yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.
Obat-obatan yang dikirimkan akan diangkut bersamaan dengan ribuan paket bantuan kemanusiaan lainnya untuk warga Sudan, Palestina, dan Yaman. Pengiriman tersebut dijadwalkan menggunakan pesawat dari Base Ops SUMA 1 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin malam atau menjelang dini hari.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menegaskan komitmen lembaganya dalam memberikan bantuan. "Insya Allah, masyarakat Indonesia melalui Baznas akan terus membantu saudara-saudara yang ada di sana," ujarnya saat mendampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, serta Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dalam acara pelepasan bantuan kemanusiaan tersebut.
Noor Achmad juga menyatakan keyakinannya bahwa pengiriman bantuan akan berjalan dengan aman dan lancar. Hal ini didukung oleh pemenuhan syarat administrasi yang diperlukan untuk pengiriman antarnegara serta pengalaman tim kru penerbangan Indonesia yang telah teruji.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah total obat-obatan yang diberikan mencapai satu ton. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung sekitar 25,6 juta warga Sudan yang memerlukan pertolongan, termasuk 2.895 individu yang terjangkit kolera dan 491 ribu lainnya yang terdampak bencana banjir.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB, Suharyanto, menyampaikan bahwa Sudan, Palestina, dan Yaman adalah negara ke-12, 13, dan 14 yang mendapat bantuan dari Indonesia dalam dua tahun terakhir. Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan, seperti puluhan unit tenda pengungsian, tenda keluarga, ribuan unit terpal, matras, selimut, lampu penerangan, pakaian anak dan perempuan, serta makanan siap saji.
Secara keseluruhan, bantuan ini bernilai sekitar 3 juta dolar AS dan bersumber dari dana yang dikumpulkan dari masyarakat melalui Baznas, serta dukungan dari Dana Siap Pakai (DSP) BNPB, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Luar Negeri.
Suharyanto menambahkan, selain untuk Sudan, bantuan ini juga disesuaikan dengan kebutuhan sebanyak 268 ribu warga Yaman yang terpengaruh oleh bencana, serta sekitar 1,9 juta pengungsi di Palestina yang menghadapi masalah kesehatan akibat penyakit polio.
Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban yang ditanggung oleh korban bencana dan krisis kemanusiaan di tiga negara sahabat tersebut. Selain itu, bantuan ini juga berperan dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional dalam upaya menciptakan perdamaian antarbansa dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan yang universal.
ANTARA
Bantuan Obat dan Kemanusiaan Indonesia untuk Korban Bencana di Sudan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







