BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Satu lagi, bantuan helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan tiba di Lanud Iskandar Pangkalan Bun.

Menurut sumber, heli akan tiba pada Jumat (2/9/2016) pekan ini. Kepala BPBD Kobar, Hermon F Lion membenarkan hal itu. Permintaan tambahan heli water bombing sudah diusulkan beberapa waktu lalu.

"Ya mudah-mudahan segera tiba, karena permintaan penambahan sudah kami usulkan," kata Hermon melalui sambungan telepon, Selasa (30/8/2016).

Penambahan heli water bombing diakui Hermon sangat diharapkan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara maksimal. Sebab, heli water bombing mencakup penanganan karhutla di empat Kabupaten yakni Kobar, Lamandau, Seruyan, dan Sukamara.

BPBD Kobar belum mengetahui lebih lanjut apakah heli yang akan dikirim ke Kobar itu spesifikasinya sama dengan yang ada saat ini.

"Saya harap heli yang nanti akan dikirim ke sini ukurannya lebih besar, supaya bisa mengatasi titik api lebih cepat dan efektif," harap Hermon.

Digeser ke Palangkaraya

Sementara itu, informasi terbaru yang masuk ke BPBD Kobar, satu daridua helikopter water bombing yang ada di Lanud Iskandar Pangkalan Bun akan digeser ke Palangkaraya untuk standbye sekaligus menangani jika terjadi karhutla di wilayah Palangaraya dan sekitarnya.

"Rencananya kita akan dikirim satu heli lagi dari BNPB. Tapi satu heli yang sudah ada di sini mau digeser ke Palangka," pungkas Hermon.

Sementara itu BMKG mencatat, di Kabupaten Kotawaringin Barat hingga dua hari terakhir ini pasca hujan lebat yang mengguyur hampir seluruh wilayah kalteng tidak terdapat titik hotspot alias nihil. Sedangkan di Kabupaten lain, titik hotspot yang tersebar di sejumlah daerah selama satu hari ini sebanyak 13 titik hotspot dengan confidence diatas 50. Beberapa Kabupaten yang masih terdeteksi titik hotspot oleh satelit Aqua diantaranya Gunjng Mas, Kapuas, Katingan, Kotawaringin Timur, Palangkaraya, Pulang Pisau, dan Kabupaten Seruyan.

"Di Kobar dua hari ini tidak ditemukan titik hostpot," kata salah satu petugas BMKG Pangkalan Bun.

Tim Satgas Karhutla Kabupaten Kobar nampaknya harus tersenyum lebar, sebab dalam dua hari ini mereka tidak disibukan dengan pemadaman yang menguras waktu dan tenaga. "Bersyukur, dalam dua hari ini kami bisa tersenyum," timpal Hermon. (CECEP HERDI/m)