JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa para kader dari partainya siap untuk berpartisipasi dalam kabinet pemerintahan yang akan dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Cak Imin—panggilan akrabnya—setelah melakukan pertemuan dengan Prabowo di kediaman Prabowo yang terletak di Kartanegara IV, Jakarta Selatan, pada hari Senin. "Saya meyakini bahwa siapapun yang dipilih nanti, keputusan tersebut akan disampaikan langsung oleh Pak Prabowo pada waktu yang tepat," ungkap Cak Imin. Lebih jauh, Cak Imin menilai bahwa komitmen Prabowo untuk mengajak PKB bergabung dalam pemerintahan sudah terlihat sejak Prabowo ditetapkan sebagai Presiden Terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Setelah pengumuman tersebut, Prabowo segera mengunjungi kantor PKB untuk menjalin tali silaturahmi. Cak Imin menjelaskan bahwa dalam pertemuan itu, mereka membahas rencana pembangunan untuk kemajuan bangsa. PKB menyambut positif langkah politik yang diambil oleh Prabowo. Sejak momen tersebut, Cak Imin merasa optimis bahwa akan terjadi kerjasama yang baik antara Prabowo dan PKB dalam mengelola pemerintahan serta membangun kemakmuran bangsa. Sejumlah tokoh yang hadir dalam pertemuan di kediaman Prabowo tersebut terdiri dari berbagai kalangan, termasuk profesional, politikus, serta menteri-menteri dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Beberapa nama yang terlihat hadir antara lain Prasetyo Hadi, Sugiono, Widiyanti Putri Wardhana, Natalius Pigai, Yandri Susanto, Fadli Zon, Nusron Wahid, Saefullah Yusuf, Maruarar Sirait, Abdul Kadir Karding, Wihaji, Teuku Riefky Harsya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Arifatul Choiru Fauzi, Yassierli, Satryo Soemantri, Tito Karnavian, Zulkifli Hasan, Bahlil Lahadalia, Abdul Mu'ti, Agus Gumiwang, dan Raja Juli Antoni. Rata-rata waktu yang dihabiskan mereka di kediaman Prabowo berkisar antara 15 hingga 20 menit. Dalam konteks kehadiran calon menteri, AHY menjelaskan bahwa mereka diundang secara bergantian untuk bertemu dengan Prabowo. Dalam pertemuannya, AHY mengaku menerima arahan yang strategis, namun ia enggan untuk membocorkan posisi yang akan dipercayakan kepadanya. "Saya diminta untuk berkontribusi dalam menjalankan peran yang strategis untuk masa depan. Tentunya, saya mewakili diri pribadi, keluarga, serta seluruh keluarga besar Partai Demokrat, ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini dan siap untuk melaksanakan tugas yang akan diberikan," jelas AHY. AHY juga menyampaikan bahwa Prabowo mengharapkan agar pembangunan yang dilakukan ke depan berjalan dengan baik. "Baik pembangunan fisik maupun sumber daya manusia, itu semua adalah bagian yang tidak terpisahkan. Jika semua berhasil, maka cita-cita kita untuk menjadikan Indonesia yang lebih maju dapat tercapai," tambahnya. Hingga saat ini, proses pertemuan di rumah Prabowo masih berlangsung. ANTARA