MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, Armand Effendi, menegaskan bahwa perolehan peringkat keempat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 menjadi bukti bahwa para atlet asal Sumatera Utara memiliki kemampuan untuk bersaing di level nasional. "Posisi keempat yang diraih ini sangat mengesankan. Capaian ini menunjukkan bahwa kontingen Sumatera Utara dapat bersaing dengan para juara PON lainnya," ungkap Armand Effendi dalam acara Pembubaran Kontingen PON XXI Sumut yang berlangsung di Medan pada hari Senin. Armand menambahkan, pencapaian ini telah meningkatkan reputasi provinsi tersebut, terutama dalam dunia olahraga. Ia juga menekankan bahwa posisi keempat yang berhasil diraih sangatlah istimewa, mengingat ada tantangan besar untuk menyalip tiga tim unggulan, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Kepala Dinas tersebut mengungkapkan rasa bangga terhadap upaya keras serta dedikasi para atlet yang telah dilakukan selama ini. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan olahraga. Dengan demikian, akan semakin banyak atlet yang dapat mengharumkan nama daerah maupun negara di pentas internasional. "Kalian semua adalah kebanggaan masyarakat Sumut, pahlawan Sumut. Kita telah berhasil mewujudkan mimpi kita menjadi kenyataan," tegasnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut, John Ismadi Lubis, menyampaikan bahwa prestasi atlet di wilayah tersebut telah menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ia mencatat bahwa delapan cabang olahraga berhasil keluar sebagai *runner up*, sementara sembilan cabang olahraga lainnya menduduki posisi ketiga. "Prestasi ini menegaskan bahwa para atlet kita sebanding dengan atlet elit di tingkat nasional. Kita tidak kalah unggul di berbagai cabang olahraga," ujarnya dengan penuh optimisme. Pada PON 2024, kontingen Sumatera Utara berhasil mengumpulkan total 254 medali, yang terdiri dari 79 medali emas, 59 medali perak, dan 116 medali perunggu. Sementara itu, Kontingen Jawa Barat keluar sebagai juara umum dengan perolehan medali sebanyak 195 emas, 163 perak, dan 182 perunggu. Posisi kedua diduduki oleh DKI Jakarta dengan 184 emas, 150 perak, dan 145 perunggu, sedangkan Jawa Timur berada di posisi ketiga dengan 146 emas, 136 perak, dan 143 perunggu. ANTARA