BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjar, Kalsel**, Duta Besar Norwegia untuk Indonesia dan Timor Leste, Mrs. Rut Kruger Giverin, mengungkapkan bahwa Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung program *FOLU Net Sink 2030*. Pernyataan ini disampaikan setelah acara peluncuran program tersebut di Desa Arfat, Kabupaten Banjar, pada hari Senin. Duta Besar Giverin menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pengurangan emisi gas rumah kaca di sektor kehutanan. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara Norwegia dan Indonesia bertujuan untuk menurunkan emisi, serta menjadikan Kalsel sebagai model dalam implementasi program ini. Dia menambahkan bahwa tujuan dari program *FOLU Net Sink* adalah untuk mencapai target penyerapan 140 juta ton CO2eq pada tahun 2030. Laudasi juga diberikan kepada upaya rehabilitasi hutan dan lahan di Kalsel melalui penanaman pohon sebagai langkah nyata dalam menurunkan emisi karbon. Dalam kunjungannya ke Kalsel, yang merupakan yang pertama baginya, dia merasa senang dapat terlibat dalam kegiatan yang bertujuan untuk rehabilitasi. Kunjungan ini juga melibatkan diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pihak swasta dan masyarakat, guna mendalami langkah-langkah positif yang telah diambil Kalsel dalam pengelolaan hutan dan lahan. Rut Kruger Giverin mengungkapkan rasa apresiasinya terhadap kekompakan kelompok tani hutan yang dia temui di lokasi peluncuran program. Menurutnya, kolaborasi antara kelompok tani dan pemerintah daerah telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pelaksanaan program *FOLU Net Sink* di wilayah tersebut. Namun, dia juga mengingatkan bahwa tantangan perubahan iklim bersifat global dan memerlukan upaya koordinasi dari semua pihak. Tanpa adanya kolaborasi dan kemitraan yang kuat, upaya penanganan perubahan iklim akan menjadi lebih sulit. Selain itu, Duta Besar Norwegia menekankan pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendukung program penurunan emisi. Ia menyatakan bahwa Provinsi Kalsel telah menunjukkan komitmen kolektif dalam penanganan perubahan iklim dan berharap kerja sama ini akan menghadirkan hasil yang baik untuk masa depan. ANTARA