JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus anggota DPR RI, Sugiono, menyatakan kesiapan untuk ditempatkan di posisi mana pun demi mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Sugiono menegaskan, "Saya adalah prajurit, dan apa pun tugas yang diberikan kepada saya, akan saya laksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab." Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono setelah melakukan pertemuan dengan Prabowo di kediamannya di kawasan Kartanegara IV, Jakarta Selatan, pada hari Senin. Dalam pertemuan ini, Sugiono mengonfirmasi bahwa topik yang dibahas adalah mengenai penempatannya dalam struktur pemerintahan. Namun, ketika ditanya mengenai kemungkinan ada posisi menteri yang didiskusikan, ia memilih untuk tidak mengungkapkan informasi tersebut. "Kita lihat apa yang akan diberikan Pak Prabowo kepada saya, terima kasih," ujarnya. Sejak sore hari, lebih dari 20 tokoh, termasuk kalangan profesional, politikus, birokrat, pejabat aktif dari Polri, dan pemimpin organisasi masyarakat, telah mengunjungi kediaman Prabowo. Mereka diperkirakan merupakan calon-calon menteri dan calon kepala badan pemerintahan dalam kepemimpinan Prabowo. Beberapa nama yang muncul dalam daftar tersebut antara lain Prasetio Hadi sebagai Ketua DPP Partai Gerindra, Sugiono sendiri sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, dan Widiyanti Putri Wardhana sebagai seorang pengusaha. Selain itu, Natalius Pigai yang merupakan pegiat HAM, Yandri Susanto yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PAN, serta Fadli Zon dan Nusron Wahid yang masing-masing merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dan Politikus Golkar juga termasuk di dalamnya. Lebih lanjut, beberapa tokoh lainnya yang juga hadir adalah Teuku Riefky Harsya (Sekjen Partai Demokrat), Agus Harimurti Yudhoyono (Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Menteri ATR/BPN), serta Tito Karnavian yang saat ini menjabat sebagai Mendagri dan mantan Kapolri. Nama-nama lain yang disebutkan adalah Zulkifli Hasan (Ketua Umum PAN/Mendag), Bahlil Lahadalia (Ketua Umum Partai Golkar/Menteri ESDM), hingga Abdul Mu'ti yang menjabat sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah. Dengan bermacam-macam latar belakang, kehadiran berbagai tokoh ini diharapkan mampu menciptakan kolaborasi yang kuat dalam pemerintahan mendatang. ANTARA