BORNEONEWS, Sampit – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah menetapkan susunan Badan Musyawarah (Banmus) untuk masa jabatan 2024-2029 pada rapat paripurna, Senin, 14 Oktober 2024.
"Banmus memiliki peran sentral dalam memastikan semua agenda dan rencana kerja DPRD tersusun dan terlaksana dengan baik. Kami berharap Banmus dapat memfasilitasi setiap proses legislatif agar berjalan tepat waktu dan efektif," kata Ketua DPRD Kotim Rimbun.
Adapun susunan penguru Banmus DPRD Kotim yaitu oleh Rimbun dari Fraksi PDIP sebagai Ketua. Juliansyah dari Fraksi Gerindra menjabat sebagai Wakil Ketua I, dan Rudianur dari Fraksi Golkar sebagai Wakil Ketua II.
Anggota Banmus terdiri dari Paliansyah, Seto Hadi, dan Devi dari Fraksi PDIP. Rambat dan Chindy Maulidtika Yunifa dari Fraksi Gerindra. Mariani, Abdul Sahid dari Fraksi Golkar. Eddy Mashamy, Supian Hadi, Wahito Fajriannor, dan M. Ridho Ansari dari Fraksi PAN. Memey Wulandari dan Zainudin dari Fraksi PKB. Kemudian Pardamean Gultom Ariandi, dan Noor Aprilly dari Fraksi PKS-Nasdem.
Banmus memiliki peran penting dalam mengoordinasikan dan menyinkronkan rencana kerja tahunan dan lima tahunan DPRD berdasarkan rencana kerja seluruh alat kelengkapan DPRD. Selain itu, Banmus bertugas menetapkan agenda DPRD untuk satu tahun sidang, masa persidangan, atau sebagian dari suatu masa sidang, termasuk memperkirakan waktu dan durasi penyelesaian rancangan peraturan daerah (raperda).
--page
Dalam pelaksanaan tugasnya, Banmus memberikan masukan dan pendapat kepada pimpinan DPRD terkait garis kebijakan strategis. Mereka juga meminta atau memberi kesempatan kepada alat kelengkapan DPRD lain untuk menjelaskan pelaksanaan tugas masing-masing. Banmus bertanggung jawab menetapkan jadwal rapat DPRD, memberikan saran untuk memperlancar kegiatan, serta merekomendasikan pembentukan panitia khusus bila diperlukan.
Selain itu, Banmus dapat melaksanakan tugas-tugas lain yang diputuskan dalam rapat paripurna, sehingga memastikan jalannya kegiatan DPRD lebih terstruktur dan efisien. (DEWI PATMALASARI/Y)









