BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Pangkalpinang**, Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah melaksanakan program pelatihan menjahit untuk warga binaan permasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Kota Pangkalpinang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan para WBP selama menjalani masa hukuman mereka. Ketua BKOW Kepulauan Babel, Dya Sugito, dalam sambutannya saat membuka pelatihan tersebut, mengajak semua peserta untuk membuktikan bahwa latar belakang mereka yang penuh tantangan tidak dapat menghalangi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah untuk memperbaiki diri. Pelatihan menjahit ini merupakan hasil kolaborasi antara BKOW, PT Timah Tbk, DPD Persikindo, dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pelatihan yang relevan dan bermanfaat bagi warga binaan di Lapas Perempuan Pangkalpinang. Dya menambahkan, dengan mempelajari keterampilan baru, para WBP akan memiliki bekal ketika mereka kembali ke masyarakat. Dya Sugito juga berharap bahwa para peserta pelatihan dapat menjadikan kegiatan ini sebagai titik tolak untuk bangkit. Ia mengajak para peserta untuk mengikuti program-program yang ditawarkan dengan penuh semangat dan komitmen. Menurutnya, di luar Lapas, ada banyak dukungan yang menanti bagi mereka yang benar-benar ingin melakukan perubahan dalam hidup mereka. Selain itu, Dya mengingatkan pentingnya memiliki tekad yang kuat dan keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri. Ia mendorong para warga binaan untuk aktif berdoa dan bersiap menghadapi masa depan dengan semangat baru. Ia percaya bahwa setiap individu memiliki potensi untuk mencapai kesuksesan jika mau berusaha. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran serta perubahan positif bagi para WBP di Lapas Perempuan Pangkalpinang. ANTARA