SURABAYA –
**Borneonews - Kota Batu**, Pemerintah Kota Batu, yang terletak di Jawa Timur, baru saja melepas ekspor produk kotak ikan yang dibuat dari bahan plastik dan kayu. Produk tersebut memiliki total berat mencapai delapan ton dan merupakan hasil kerja keras pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat, yakni CV Delta Raya, yang ditujukan untuk pasar Meksiko. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Kota Batu, Penjabat Wali Kota Aries Agung Paewai mengungkapkan bahwa keberhasilan ekspor ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara berbagai pihak terkait. Inisiatif tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM di wilayah tersebut. Aries menegaskan, "Peran pemerintah adalah memberikan berbagai fasilitas, termasuk dalam pengelolaan cukai, agar UMKM dapat berkembang dan naik kelas. Kini, kita dapat merayakan ekspor perdana kotak ikan ke Meksiko." Menurutnya, ekspor ini menandakan bahwa pelaku UMKM dari Kota Batu memiliki kesempatan yang setara untuk memasuki pasar internasional. Dia juga mengajak para pelaku usaha untuk senantiasa berinovasi dalam produk yang mereka luncurkan. Sementara itu, ia berkomitmen untuk terus membantu UMKM agar dapat mengakses jaringan di pasar global, sehingga potensi mereka dapat lebih dimanfaatkan. Lebih lanjut, Aries menjelaskan pentingnya pemenuhan standar pasar internasional. "Jika produk kita dapat diterima di pasar internasional, maka otomatis akan memungkinkan untuk diekspor, tergantung kepada pihak-pihak yang ada di Meksiko," imbuhnya. Dia berharap ke depan akan semakin banyak produk dari UMKM Kota Batu yang mampu menembus pasar global, karena hal ini dapat turut mengangkat citra dan nama baik Kota Batu. Sementara itu, Supriyanto, Direktur CV Delta Raya, menjelaskan bahwa jumlah kotak ikan yang dikirimkan ke Meksiko mencapai 200 ribu *pieces*, dan dikemas dalam satu kontainer dengan nilai total sebesar 58,47 ribu dollar AS, atau setara dengan Rp910,99 juta. Ia juga mengatakan, "Saya melibatkan banyak warga dalam proses produksi ini, karena saya berasal dari daerah ini." Supriyanto mengungkapkan harapannya agar ekspor tidak hanya berhenti pada satu kali pengiriman. "Kebutuhan pasar Meksiko sangat besar, saya menerima informasi bahwa mereka membutuhkan dua hingga tiga kontainer. Kami berharap ini dapat berlanjut. Anggaplah saat ini adalah tahap uji coba," tuturnya. Dengan inisiatif dan kerja keras yang terus dilakukan, diharapkan produk-produk UMKM dari Kota Batu akan semakin dikenal dan berpotensi besar dalam pasar internasional di masa yang akan datang. ANTARA