AMBON –
**Borneonews - Ternate**, delapan partai politik (parpol) yang mendukung calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara, Benny Laos dan Sarbin Sehe, telah sepakat untuk mengusulkan Sherly Tjoanda, istri almarhum Benny Laos, sebagai calon pengganti untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Kesepakatan ini dicapai dalam sebuah rapat yang berlangsung di Jakarta. Dalam konferensi pers yang digelar di Ternate, Sekretaris DPW Partai Nasdem Malut, Husni Bopeng, menginformasikan bahwa delapan Sekretaris Jenderal parpol pengusung telah membahas usulan tersebut. Pertemuan itu dihadiri oleh Sekjen dari beberapa partai, termasuk Nasdem, PKB, Demokrat, PAN, PPP, Gelora, PSI, dan Partai Buruh. Husni menyatakan bahwa semua pengurus pusat parpol yang terlibat telah sepakat untuk mendorong nama Sherly Tjoanda sebagai calon gubernur pengganti. Menurut rencana, Sherly akan diberi waktu satu minggu untuk memberikan keputusan mengenai pencalonannya. Namun, pihaknya masih menunggu persetujuan dari Sherly yang saat ini sedang dalam perawatan di RSPAD. Ketua Koordinator Kampanye Benny-Sarbin, Rahmi Husen, menambahkan bahwa usulan Sherly sebagai calon menggantikan suaminya yang telah meninggal dunia akibat insiden kebakaran speedboat Bella 72 itu merupakan hasil konsensus dari delapan pimpinan partai koalisi. Mereka sepakat untuk mendorong Sherly sebagai calon gubernur Malut, berpasangan dengan Sarbin Sehe. Parpol yang mendukung pasangan calon bernomor urut 4 ini sepenuhnya bulat dalam mengusulkan Sherly Tjoanda sebagai pengganti Benny Laos, yang wafat dalam musibah tersebut di Pelabuhan Bobong, Pulau Taliabu. Diketahui, Benny Laos meninggal dunia setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di RSU Bobong. Ia dinyatakan meninggal pada hari Sabtu, 12 Oktober 2024, pukul 17.20 WIT, yang bertepatan dengan perayaan ulang tahun Provinsi Maluku Utara yang ke-25. Oleh karena itu, rencananya, para pengurus parpol akan menemui Sherly Tjoanda pada Selasa, 15 Oktober 2024, untuk membicarakan kesediaannya dalam mencalonkan diri sebagai calon gubernur Malut, menggantikan mendiang suaminya. Rahmi menjelaskan bahwa alasan pemilihan Sherly sebagai cagub adalah untuk meneruskan perjuangan almarhum suaminya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selama ini, Sherly telah menjadi pendamping setia Benny, baik ketika menjabat sebagai Bupati Pulau Morotai maupun dalam berbagai kampanye saat menjadi calon gubernur. ANTARA