**Borneonews - Padang**, Kepolisian Sektor Lubuk Kilangan di Padang, Sumatera Barat, tengah melakukan penyelidikan menyusul penemuan mayat di jurang kawasan Sitinjau Lauik pada Senin, 14 Oktober. Proses penyelidikan ini merupakan respons terhadap laporan yang diterima dari masyarakat mengenai keberadaan mayat di lokasi tersebut.
Kepala Polsek Lubuk Kilangan, Komisaris Polisi Sosmedya, mengonfirmasi bahwa mayat tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sampai saat ini, identitas korban yang berjenis kelamin laki-laki tersebut masih belum terungkap, karena tidak ditemukan tanda pengenal di lokasi kejadian.
Kompol Sosmedya juga menjelaskan bahwa tim identifikasi dari Unit Inafis Polresta Padang telah dikerahkan untuk membantu proses penyelidikan kasus ini. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, korban diperkirakan berusia sekitar 40 tahun. Ia ditemukan dalam keadaan mengenaskan, terjebak di jurang yang kedalamannya sekitar 20 meter. Kondisi mayat tersebut sudah membusuk dan dibungkus dengan kain berwarna merah.
Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, kami segera menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada, jelas Kompol Sosmedya. Ia menambahkan bahwa saat ini belum ada kesimpulan yang dapat disampaikan mengenai penyebab kematian korban, karena pihak kepolisian masih dalam tahap investigasi.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Kompol Deddy Adriansyah Putra, juga menyatakan bahwa Tim Inafis sedang berupaya untuk mengidentifikasi identitas korban yang ditemukan. Penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya berharap dapat segera mengungkap informasi lebih lanjut terkait kasus penemuan mayat ini.
ANTARA
Penyelidikan Kasus Penemuan Mayat di Jurang Sitinjau Lauik
Bagikan:

PADANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Komentar (0)
Memuat komentar…







