SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengajak mahasiswa yang berada di Kota Samarinda untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai keterbukaan informasi publik, terutama terkait dengan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada tahun 2024. Ketua KI Kaltim, Imran Duse, menyampaikan pentingnya transparansi informasi dalam rangka mendukung pesta demokrasi. Ia menekankan bahwa masyarakat harus memiliki pemahaman yang baik mengenai hak-hak mereka yang telah dilindungi oleh undang-undang. Hal ini disampaikan dalam kegiatan bertajuk "Goes to Campus" yang diadakan di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) pada hari Senin. Imran Duse menyatakan, "Komisi Informasi berkomitmen untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses Pilkada. Masyarakat harus yakin bahwa semua tindakan penyelenggara pemilu dapat dipertanggungjawabkan." Kegiatan Goes to Campus ini menjadi yang keempat kalinya diselenggarakan oleh KI Kaltim. Sebelumnya, kegiatan serupa telah berhasil dilakukan di Universitas Mulawarman, Universitas Balikpapan, dan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris. Universitas Muhammadiyah kini menjadi tuan rumah acara ini. Imran juga menegaskan pentingnya penyelenggaraan Pilkada yang berkualitas, dengan menjamin hak publik atas akses informasi yang terbuka. Diharapkan, pesan tentang pentingnya keterbukaan dapat disebarkan dari lingkungan kampus UMKT hingga menyentuh masyarakat luas, agar mereka semakin sadar akan hak-hak mereka dalam proses pemilihan umum. Rektor UMKT, Muhammad Musiyam, menambahkan bahwa setiap warga negara berhak mengetahui siapa saja yang maju sebagai calon pemimpin publik. Ia menyatakan bahwa masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai calon-calon yang akan memimpin mereka. Dalam hal ini, UMKT memiliki komitmen yang tinggi untuk memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat, khususnya dalam aspek transparansi informasi mengenai kepemimpinan publik. Acara kali ini juga dilengkapi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KI Kaltim dan UMKT. Peserta kegiatan merupakan mahasiswa dari UMKT, dengan menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk Wakil Ketua KI Kaltim Muhammad Khaidir, Wakil Dekan II UMKT Ikhwanul Muslim, dan Komisioner KPU Kaltim Abdul Qayyyim Rasyid. ANTARA