BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mengungkapkan bahwa tindakan terkait hak asasi manusia (HAM) di Kalimantan Selatan (Kalsel) telah berlangsung dengan baik. Selama periode Januari hingga Agustus 2024, capaian yang terukur menunjukkan tingkat keberhasilan mencapai 90 persen dari target yang telah ditetapkan. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Jumadi, dalam pernyataannya di Banjarmasin, menyatakan bahwa hasil evaluasi dan laporan aksi HAM di wilayah Kalimantan Selatan menunjukkan tren positif. Ini menjadi indikasi bahwa langkah-langkah yang diambil dalam melaksanakan aksi HAM di daerah tersebut menunjukkan efektivitas yang tinggi. Dalam rapat evaluasi dan laporan aksi HAM yang diadakan, Jumadi menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua kebijakan dan program pemerintah selalu berkoordinasi dengan prinsip-prinsip HAM. Terutama, hal ini berkaitan erat dengan segmen pembangunan ekonomi dan aspek bisnis yang ada di wilayah tersebut. Bagi pemerintah daerah, pentingnya pelaporan aksi HAM merupakan wujud nyata dari komitmen mereka dalam melindungi hak asasi manusia. Selain itu, pelaporan ini diharapkan juga mampu meningkatkan citra daerah sebagai lingkungan yang ramah terhadap HAM dan memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Jumadi juga menekankan tentang urgensinya sinergi antara Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel dengan pemerintah daerah untuk mencapai tujuan bersama dalam memajukan standar HAM di wilayah tersebut. Dia menyarankan perlunya kolaborasi yang erat dan efektif antara Kemenkumham dan pemerintah daerah, baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ini penting agar semua pihak dapat berkontribusi secara optimal dalam memajukan perlindungan HAM di Indonesia. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan presentasi hasil capaian aksi HAM dari pemerintah daerah selama periode Januari sampai Agustus 2024. Selain itu, diskusi mengenai rencana dan persiapan untuk memenuhi target aksi HAM hingga Desember 2024 diadakan, yang akan menjadi langkah penentu dalam keberhasilan serta peningkatan capaian aksi HAM pada tahun tersebut. Jumadi optimis, jika pencapaian dapat dilaksanakan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, maka Kalimantan Selatan berpotensi untuk mengirimkan perwakilannya dalam meraih penghargaan sebagai Kabupaten atau Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM). ANTARA