**Borneonews - Jakarta**, Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Silmy Karim, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sekitar 500 orang telah melayangkan permohonan untuk program *Golden Visa*. Ia menambahkan bahwa angka tersebut kemungkinan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.
"Setiap hari ada perkembangan baru. Yang banyak dibicarakan adalah Shin Tae-yong, tetapi kami belum memantau secara mendetail setiap pengajuan," jelas Silmy dalam sebuah pernyataan di Jakarta pada Senin.
Pada kesempatan yang sama, Silmy mengemukakan bahwa para pemohon *Golden Visa* berasal dari berbagai latar belakang, meskipun ia belum memberikan rincian konkret mengenai jumlah orang yang telah resmi diterima dalam program tersebut.
*Golden Visa* adalah suatu produk keimigrasian yang dirancang untuk memberikan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA) di Indonesia dalam periode waktu antara lima hingga sepuluh tahun. Pemegang visa ini akan diberi sejumlah fasilitas, di antaranya proses imigrasi yang lebih efisien, izin keluar masuk negara yang fleksibel, serta hak untuk tinggal lebih lama dan memiliki aset. Selain itu, mereka juga diberikan jalur cepat untuk memperoleh status kewarganegaraan.
Adapun jenis-jenis *Golden Visa* mencakup investor perseorangan, investor korporasi, mantan warga negara Indonesia (WNI), keturunan mantan WNI, pemilik rumah kedua, serta talenta global dan tokoh terkenal dunia.
"Permohonan *Golden Visa* telah mendekati angka 500. Namun, saya tidak bisa menyebutkan berapa banyak yang sudah diterima karena data tersebut terus berubah setiap hari," tuturnya lebih lanjut.
Silmy juga menggarisbawahi bahwa layanan *Golden Visa* ini memberikan kesempatan kepada para investor untuk menjelajahi berbagai potensi yang dimiliki oleh Indonesia. Diharapkan, kehadiran para pemodal ini dapat mendorong kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan investasi.
"Manfaat yang kita peroleh dari *Golden Visa* ini penting untuk menjadikan Indonesia lebih kompetitif di arena investasi global dan menarik pendapatan yang berkualitas baik," pungkas Silmy.
ANTARA
Pendaftaran Golden Visa Mencapai 500 Pengajuan di Indonesia
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







