JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Pengurus Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jakarta atas inisiatif mereka melakukan evaluasi terhadap semua cabang olahraga setelah Pekan Olahraga Nasional (*PON*) XXII yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Dikabarkan bahwa KONI Jakarta menyelenggarakan proses evaluasi terhadap berbagai federasi olahraga di provinsi Jakarta selama periode PON ini, yang berlangsung dari tanggal 30 September hingga 14 Oktober. Ketua Umum Pengprov PBFI DKI Jakarta, Estepanus, dalam pernyataannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KONI atas upaya mereka dalam mendukung pengembangan cabang olahraga, terutama di bidang binaraga. Estepanus menekankan pentingnya dukungan KONI dalam upaya meningkatkan kualitas dan prestasi para atlet. Seluruh kontingen atlet yang berpartisipasi dari Jakarta, menurut Estepanus, telah berjuang dengan maksimal dalam kompetisi PON Aceh-Sumut. Dia mengungkapkan ucapan terima kasih kepada KONI Jakarta yang memberikan dukungan penuh, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, yang secara signifikan meningkatkan motivasi atlet untuk meraih prestasi. Dalam gelaran PON Aceh-Sumut, kontingen binaraga Jakarta berhasil memperoleh dua medali emas dari empat atlet yang diutus. Estepanus mencatat, "Kami sudah 24 tahun tidak memperoleh medali emas. Kini, berkat dukungan dan bimbingan dari KONI DKI, kami meraih dua medali emas." Estepanus, yang juga berprofesi sebagai advokat, menambahkan bahwa KONI Jakarta secara rutin memantau dan melakukan evaluasi terhadap cabang olahraga binaraga. Dari hasil evaluasi tersebut, Kontingen Jakarta berhasil menjadi juara umum di PON Aceh-Sumut dengan kemenangan di 19 cabang olahraga, sedangkan pada PON Papua sebelumnya hanya ada empat cabang yang meraih juara umum. Selain itu, terdapat 11 atlet dari empat cabang yang berhasil memecahkan rekor selama pelaksanaan PON. Kontingen Jakarta juga mencatat sejarah dengan perolehan 84 medali emas dari nomor-nomor yang merupakan bagian dari olahraga Olimpiade. Angka tersebut merupakan prestasi tertinggi, diikuti oleh Kontingen Jawa Barat dengan 75 medali emas dan Jawa Timur yang mendapatkan 61 medali emas. Perwakilan dari Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) DKI Jakarta, Taufik, menyatakan bahwa dukungan dan pembinaan dari KONI sangat berpengaruh terhadap perkembangan cabang olahraga, terutama di sektor selancar ombak. Dalam kompetisi PON Aceh-Sumut, cabang selancar ombak Jakarta meraih satu medali emas dan tiga medali perunggu dari lima nomor yang dipertandingkan. Taufik menegaskan, "KONI telah berjuang dan cabang olahraga telah bekerja keras." ANTARA