JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Subholding PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) telah berhasil meraih penghargaan Silver Winner dalam ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) Award 2024. Penghargaan ini diperoleh dalam kategori Program Kehumasan Pemerintah, khususnya di Sub Kategori Korporasi Negara. Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras serta komitmen yang tinggi dalam menyajikan layanan kehumasan. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini menjadi tantangan bagi tim kehumasan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang mereka berikan demi kemajuan praktisi di bidang ini. Iwan juga menegaskan tentang pentingnya perusahaan berkomitmen dalam meningkatkan kualitas kehumasan. Dia percaya bahwa hal ini sangat penting untuk menyajikan informasi publik yang akurat dan bermanfaat. Selain itu, PLN EPI berupaya untuk memperkuat strategi komunikasi serta berinovasi dalam cara penyampaian informasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. "Dengan penghargaan ini, kami berharap dapat memotivasi kinerja terbaik di bidang kehumasan. Kami ingin terus bersinergi dan berkontribusi dalam menciptakan berbagai inovasi yang mampu memberikan informasi berkualitas kepada masyarakat," tegas Iwan. Founder dan CEO Humas Indonesia, Asmono Wikan, menjelaskan bahwa AHI 2024 mengangkat tema “Profesionalisme Humas untuk Indonesia Emas”. Tema tersebut bertujuan untuk mendorong keterbukaan informasi serta meningkatkan profesionalisme humas dalam mendukung kemajuan bangsa. Ajang AHI 2024 diikuti oleh 240 entri dari 62 instansi, dan sebanyak 106 karya terbaik telah dianugerahkan penghargaan. Karya-karya tersebut merupakan hasil inovasi dan kreatifitas yang berhasil diterapkan oleh instansi dan korporasi dalam praktik keterbukaan informasi publik. "Aspek keterbukaan informasi sangat penting, terutama di era digital saat ini yang semakin kompleks. Melalui ajang ini, kami ingin mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk mempertahankan prinsip keterbukaan dan terus berinovasi dalam cara menyajikan informasi," ungkap Asmono. ANTARA