JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong, menjelaskan strategi yang diterapkannya untuk menjaga semangat tim agar tetap positif setelah mengalami kekecewaan pada pertandingan melawan Bahrain. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, pada hari Kamis, 10 Oktober. Konfrontasi itu berakhir dengan hasil imbang 2-2, di mana Indonesia seharusnya bisa meraih kemenangan pertamanya di fase ketiga kualifikasi. Namun, harapan itu pupus akibat keputusan kontroversial dari wasit Ahmed Al Kaf, yang menambah waktu lebih dari enam menit. Pada menit ke-90+9, tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan. Shin mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan evaluasi mendalam setelah pertandingan tersebut. "Kami telah berdiskusi secara intens dengan para pemain," ucapnya dalam konferensi pers sebelum laga melawan China. Pelatih berusia 53 tahun itu merasa, dengan seharusnya, para pemainnya bisa membawa pulang tiga poin dari Bahrain. Namun, di akhir pertandingan, fokus anak-anak asuhnya terganggu, terutama karena keputusan wasit yang diakui mengubah jalannya pertandingan. "Saya percaya kami mampu menang di Bahrain. Saya tidak ingin membahas terlalu mendalam mengenai detail laga itu, namun memang ada momen di mana kami kehilangan konsentrasi," tambahnya. Ke depannya, Shin berharap pertandingan-pertandingan selanjutnya, termasuk saat bertemu dengan China, dapat berlangsung dengan lebih adil dan tanpa keberpihakan. Dia menyatakan, "Ini bukan hanya tentang tim China atau Indonesia. Terlepas dari tantangan yang akan kami hadapi, saya berharap semua pertandingan dapat berjalan dengan baik dan adil." ANTARA