BORNEONEWS, KASONGAN-- Puluhan mahasiswa dan pelajar menyerahkan dana hasil aksi solidaritas di Kota Palangka Raya kepada korban kebakaran Pasar Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan. Dana tersebut diserahkan langsung kepada korban kebakaran di Gedung Antang Dahiang Tumbang Samba.
Kristoper Leonardo selaku penanggung jawab aksi gabungan solidaritas mengucapkan terima kasih kepada pihak Kecamatan Katingan Tengah, karena telah memfasilitasi dan mendampingi untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada para korban kebakaran.
Leo yang juga Ketua Himapakat Palangka Raya mengungkapkan, aksi solidaritas merupkan bentuk dari rasa solidaritas mahasiswa dan pelajar. Meskipun tidak ada hubungan apapun dengan para korban.
"Tetapi siapa juga yang ingin kena musibah. Inilah yang mau kami tanamkan kepada diri kami dan ingin kami tularkan kepada semua orang supaya memiliki kesadaran sosial yang tinggi kepada sesama, juga menghilangkan ego, antipati, dan rasa apatis terhadap sesama maupun lingkungan sekitar," kata Leo.
Ia menyampaikan, bahwa hasil penggalangan dana yang dilakukan beberapa waktu lalu mencapai lebih dari Rp20 juta. Namun itu pun tidak disalurkan secara keseluruhan. Karena dari dana itu juga digunakan untuk transportasi mahasiswa dan lain-lain. Sehingga, dana yang disalurkan yakni sebesar Rp16,9 juta. Dana itu akan dibagi untuk 79 kepala keluarga (KK). Sehingga setiap kk mendapat Rp215.000. Kemudian juga diserahkan sebanyak 13 kardus pakaian layak pakai sumbangan dari Komunitas Orang Indonesia (OI) Palangka Raya dan 1000 Guru Kalteng.
Ia menambahkan, aksi beberapa waktu lalu untuk menggalang dana korban kebakaran yakni kalangan mahasiswa dan pelajar dari organisasi Himapakat Palangka Raya, Hima Kotim,Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Palangka Raya ( BEM UPR ) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhamadiyah Palangka Raya ( BEM UMP ).
Kemudian Badan Eksekutif Mahasiwa Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya ( BEM FAPERTA UPR ), Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Palngka Raya ( HIMIP UPR ), dan Muda – Mudi Batak Karo Palangka Raya.
Sementara itu, Camat Katingan Tengah Hariawan yang menyambut rombongan sangat bertemakasih kepada adik – adik yang rela serta mau bersusah payah membantu para korban musibah kebakaran. Meskipun tidak ada hubungan saudara maupun pertalian darah antara adik – adik dengan para korban.
"Kiranya perjuangan adik - adik semua dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa dan kelak adik - adik semua dapat cepat lulus untuk mencapai segala cita – cita, tetap semangat dan berjuang," ucap Hariawan. (rul/*)








