BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarbaru**, Penjabat Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Hj Nurliani, mengingatkan kepada manajemen Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Banjarbaru untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan kepada masyarakat. Permintaan ini disampaikan Nurliani saat melakukan inspeksi ke RSDI pada hari Senin. Dalam kunjungannya, Nurliani menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menilai kinerja berbagai unit layanan di rumah sakit. "Kami ingin memastikan bahwa rumah sakit dapat meningkatkan kualitas pelayanannya demi kepentingan masyarakat," tuturnya. Selama kunjungan, ia juga mengecek beberapa fasilitas utama rumah sakit, antara lain unit gawat darurat, ruang perawatan inap, serta layanan di poli umum, poli anak, dan poli spesialis. Nurliani menegaskan pentingnya menjaga mutu layanan kesehatan agar tetap dalam kondisi optimal, serta memastikan bahwa setiap unit dapat beroperasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Lebih lanjut, Penjabat Wali Kota mengapresiasi usaha RSDI dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga Banjarbaru selama ini. "Saya ingin menegaskan bahwa pelayanan yang kami berikan sudah berjalan dengan baik. Rumah sakit ini memiliki fasilitas dan layanan yang luar biasa, bahkan terdapat beberapa inovasi yang belum ada di Kalimantan Selatan, tetapi sudah tersedia di sini," jelasnya. Nurliani juga menekankan bahwa kualitas pelayanan yang ditawarkan tidak hanya ditentukan oleh inovasi yang diterapkan, tetapi juga tergantung pada kemampuan serta kualitas sumber daya manusia yang bekerja di dalamnya. "Kita perlu memastikan bahwa layanan yang diberikan berjalan dengan baik. Namun, selain memperkenalkan berbagai inovasi, peningkatan kualitas tenaga kerja juga menjadi hal yang sangat penting," ungkapnya. Pemerintah Kota Banjarbaru telah berkomitmen untuk memastikan bahwa pelayanan di RSDI dapat berjalan dengan baik dan terus ditingkatkan. Melalui pantauan yang ketat terhadap fasilitas dan penekanan pada pentingnya kualitas sumber daya manusia, diharapkan seluruh unit layanan dapat beroperasi secara maksimal. ANTARA