JAKARTA –
**Borneonews - Solo, Jawa Tengah**, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) baru saja mengukuhkan delapan Koordinator Wilayah (Korwil) Yayasan Gema Salam di Solo, yang mencakup wilayah Solo Raya dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Upacara tersebut berlangsung pada hari Minggu, 13 Oktober. Dalam acara tersebut, Mayjen TNI Roedy Widodo, yang menjabat sebagai Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi di BNPT RI, memberikan harapan kepada para koordinator yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa mereka diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan BNPT dalam mengelola dan membina mitra-mitra deradikalisasi di daerahnya masing-masing. Roedy menjelaskan, "Jadilah perpanjangan tangan BNPT di wilayah, pastikan amanah BNPT membumi." Pesan ini disampaikan dalam konteks pentingnya peran koordinator dalam meneruskan misi BNPT di tingkat lokal, dan memastikan bahwa semua program dan inisiatif dapat dilaksanakan secara efektif. Yayasan Gema Salam memiliki fokus utama pada pembinaan para mitra deradikalisasi, khususnya di kawasan Solo Raya dan DIY. Yayasan ini memiliki komitmen kuat untuk membantu mantan narapidana terorisme agar dapat beradaptasi dengan baik dan mandiri dalam menjalani kehidupan di masyarakat. Salah satu cara yang dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan. Sejalan dengan pernyataan Roedy, Brigjen Pol. Akhmad Nurwakhid selaku Direktur Deradikalisasi di BNPT juga menekankan pentingnya agar setiap koordinator menjalankan perannya dengan penuh keseriusan. Ia menekankan perlunya koordinasi yang baik dengan mitra deradikalisasi untuk mewujudkan ajaran Islam yang *Rahmatan Lil Alamin*. "Saya berpesan agar serius menjalankan amanah, silaturahmi ke rekan mitra, pemerintah daerah hingga tokoh masyarakat. Tolong sepakat memegang prinsip mewujudkan Islam yang *Rahmatan Lil Alamin*," ujar Akhmad dalam sambutannya. Ketua Umum Yayasan Gema Salam, Muhammad Jamaluddin, memberikan apresiasi yang mendalam bagi BNPT atas dukungan terus-menerusnya sejak awal pembentukan yayasan. Menurutnya, peran BNPT sangat signifikan dalam membantu yayasan untuk berkembang dari ide awal hingga pelaksanaan program-program yang ada, termasuk juga aspek pengawasan dan pendampingan. Deradikalisasi, sebagai program yang diperkenalkan oleh BNPT, bertujuan untuk menetralkan pemikiran radikalisasi yang dapat mengganggu kerukunan masyarakat. Dalam proses deradikalisasi, berbagai pendekatan diterapkan, seperti rehabilitasi, re-edukasi, re-sosialisasi, serta pembinaan wawasan kebangsaan dan keagamaan, termasuk juga pengembangan kewirausahaan. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung upaya menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan jauh dari potensi ancaman terorisme. ANTARA