SURABAYA –
**Borneonews - Jember, Jawa Timur**, Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, telah mengajak para mahasiswa untuk berperan aktif dalam mewujudkan kemandirian pangan. Ia menegaskan bahwa tantangan ketahanan pangan nasional tidak dapat diselesaikan sendirian, melainkan memerlukan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa yang memiliki potensi sebagai agen perubahan yang kreatif dan inovatif. Dalam upaya tersebut, Fakultas Pertanian Universitas Jember mengadakan seminar nasional dengan tema "Kreativitas dan Sportivitas Mahasiswa: Pilar Kemandirian Pangan dan Pengembangan Potensi Nasional" yang berlangsung di Auditorium Fakultas Pertanian Unej pada hari Senin. Iwan Taruna dalam sambutannya menyatakan pentingnya keterlibatan generasi muda, terutama mahasiswa, dalam mewujudkan kemandirian pangan. Ia mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas guna menghadapi berbagai tantangan yang ada. Menurutnya, kreativitas dan sportivitas merupakan kunci dalam menciptakan solusi berkelanjutan untuk memastikan bahwa ketahanan pangan di Indonesia dapat terjaga. Ia juga menekankan bahwa Universitas Jember berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi mahasiswa dalam merumuskan ide-ide kreatif, khususnya di bidang pertanian dan ketahanan pangan. Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian, Soetriono, menyampaikan bahwa pihaknya berupaya untuk menjadi pelopor dalam pengembangan inovasi di sektor pertanian. Dengan diadakannya seminar nasional ini, diharapkan mahasiswa dapat memperluas pengetahuan dan wawasan yang relevan, serta terinspirasi untuk berkontribusi aktif dalam pengembangan sektor pertanian. Soetriono berharap agar para mahasiswa Fakultas Pertanian Unej menjadi panutan dalam perubahan di sektor pertanian, dan mampu menghadirkan solusi inovatif yang mendukung ketahanan pangan nasional. Ia juga menegaskan keinginan agar seminar ini dapat memotivasi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam membangun pertanian yang maju dan berkelanjutan. Kegiatan seminar ini diharapkan menjadi pemicu bagi mahasiswa untuk lebih aktif dalam pengembangan sektor pertanian, tidak hanya dalam lingkungan kampus tetapi juga dalam masyarakat secara luas. Dengan demikian, mereka dapat bersama-sama mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan di Indonesia. Dalam seminar nasional tersebut, sejumlah pemateri yang berkompeten di bidang pertanian dan ketahanan pangan diundang untuk memberikan wawasan. Salah satu pemateri, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada, Prof. Mashuri, memaparkan mengenai pentingnya inovasi teknologi dalam sektor pertanian sebagai langkah untuk mencapai kemandirian pangan di Indonesia. ANTARA