SEMARANG –
**Borneonews - Magelang**, Pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2024 bertujuan untuk menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di masyarakat dengan ambisi mencapai tingkat nol kecelakaan. Penjabat Bupati Magelang, Sepyo Achanto, mengungkapkan harapannya pada Senin bahwa melalui operasional ini, insiden kecelakaan di wilayahnya dapat diminimalisir secara signifikan. Sepyo Achanto, yang didampingi oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, hadir pada Apel Gelar Pasukan yang diadakan di halaman Polresta Magelang. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai aturan dan etika berlalu lintas. Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, masyarakat lebih menyadari tanggung jawabnya guna mencegah terjadinya kecelakaan, yang dapat berdampak negatif pada perekonomian. Kombes Pol Mustofa, Kapolresta Magelang, menambahkan bahwa Operasi Zebra Candi kali ini juga bertujuan untuk mendukung kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Fokus utama dari operasi ini adalah untuk menciptakan ketertiban dalam lalu lintas di wilayah Magelang. Lebih lanjut, Mustofa menjelaskan bahwa sasaran kegiatan ini mencakup upaya menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kesadaran hukum terkait berlalu lintas di semua strata masyarakat. Di samping itu, beberapa sasaran khusus dari Operasi Zebra Candi mencakup pemeriksaan kelengkapan kendaraan, penegakan bagi pemilik knalpot *brong*, serta penghentian aksi balap liar yang berpotensi menambah angka pelanggaran dan kecelakaan di Kabupaten Magelang. "Kami berfokus pada edukasi dan pembinaan masyarakat, namun untuk tindakan tegas terhadap balapan liar, kami tetap akan melakukan penindakan," tegasnya. Operasi Zebra Candi 2024 akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 14 hingga 27 Oktober 2024. ANTARA