**Borneonews - Jakarta**, Pameran Internasional *Emergency and Disaster Reduction & Rescue Expo* (EDRR) Indonesia siap digelar pada tanggal 13 hingga 15 Agustus 2025. Acara ini akan dilaksanakan di Jakarta International Expo yang terletak di Kemayoran, Jakarta Pusat. EDRR Expo berfokus pada inovasi serta produk and teknologi terkini di bidang mitigasi bencana, sistem peringatan dini, dan perlengkapan penyelamatan.
Agus Riyadi, Chief Operating Officer dari Seven Event, menjelaskan bahwa pameran ini diharapkan dapat berperan signifikan dalam sektor penanggulangan bencana di kawasan Asia-Pasifik. Ia juga memprediksi bahwa partisipasi dalam perhelatan mendatang akan meningkat secara drastis.
EDRR Expo 2025 bertujuan menarik lebih dari 10.000 pengunjung yang terdiri dari berbagai kalangan, termasuk profesional, industri, serta pemerintah. Acara ini menjadi platform penting untuk bertukar informasi dan pengalaman guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, ungkap Agus dalam sebuah konferensi pers di Jakarta.
Sebagai gambaran, pada tahun 2023, pameran ini berhasil menarik perhatian 180 peserta dari dalam dan luar negeri yang berasal dari 12 negara. Dengan luas area mencapai 10.000 meter persegi, pameran tersebut berhasil mencatat lebih dari 8.000 pengunjung profesional yang antusias.
Pelaksanaan EDRR Expo 2025 akan menampilkan berbagai teknologi mutakhir dari berbagai sektor, seperti pencegahan dan mitigasi bencana, peralatan penyelamatan, layanan terkait, serta perlindungan keamanan. Peralatan untuk penyelamatan kebakaran, alat penyelamatan terpadu, peralatan untuk keamanan publik dan kepolisian, serta sistem pengendalian banjir dan drainase perkotaan, juga akan dipamerkan. Di samping itu, teknologi medis darurat dan layanan kesiapsiagaan bencana akan menjadi sorotan utama.
Patrick Pan, perwakilan dari *China Council for the Promotion of International Trade* (CCPIT) di Shanghai, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengembangan sistem manajemen tanggap darurat pemerintah. "Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan langkah-langkah pencegahan dan mitigasi bencana secara komprehensif di berbagai tingkat," katanya.
Melalui pameran ini, Patrick optimis bahwa perusahaan serta teknologi dari China dapat menjajaki pasar internasional dan meningkatkan kapasitas pencegahan bencana lintas wilayah, serta memperkuat kerja sama dalam penyelamatan darurat di tingkat internasional.
Acara ini juga mendapatkan dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan SAR Nasional (BASARNAS), yang keduanya memiliki peranan kunci dalam penanganan bencana serta tanggap darurat di Indonesia. BNPB bertugas sebagai lembaga koordinasi utama yang mengedepankan pengurangan risiko, kesiapsiagaan, tanggapan, dan pemulihan bencana. Melalui kolaborasi dengan beragam pemangku kepentingan, BNPB berupaya untuk meningkatkan ketahanan nasional dan mengurangi dampak bencana.
Kerja sama antara BNPB dan BASARNAS sangat vital dalam upaya menyelamatkan nyawa serta mengurangi dampak dari bencana, seraya mendukung komunitas dalam proses pemulihan. Dengan demikian, EDRR Expo 2025 diharapkan dapat memberikan perhatian lebih pada tiga aspek utama, yakni pencegahan risiko, penguatan kemampuan penanganan bencana, dan perlindungan terhadap keselamatan jiwa.
ANTARA
Pameran EDRR Indonesia 2025 Hadir, Soroti Mitigasi Bencana
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Komentar (0)
Memuat komentar…







