JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia telah memberikan indikasi mengenai kemungkinan jabatan menteri yang akan dipegangnya dalam kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Setelah pertemuan dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di kediamannya di Jakarta pada hari Senin, ia menyatakan, "Jabatan itu tidak jauh dari apa yang telah saya lakukan selama hampir lima tahun terakhir." Sebelum menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada Agustus 2024, Lahadalia sebelumnya adalah Menteri Investasi. Dalam kapasitasnya yang juga sebagai Ketua Umum Partai Golkar, ia menambahkan bahwa dalam pertemuan tersebut, mereka tidak hanya membicarakan posisi menteri, tetapi juga berfokus pada pemanfaatan sumber daya dan kedaulatan negara. Meskipun demikian, Lahadalia enggan menjelaskan secara rinci mengenai posisi menteri yang akan diembannya di bawah kepemimpinan Prabowo. Pertemuan pada hari yang sama juga dihadiri oleh sejumlah profesional, politisi, serta anggota kabinet Presiden Joko Widodo yang berkunjung ke kediaman Prabowo di kawasan Kartanegara IV, Jakarta Selatan. Para menteri yang tampak hadir antara lain Menteri Agraria dan Tata Ruang Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Rata-rata, mereka berada di kediaman Prabowo selama sekitar 15 hingga 20 menit. Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan bahwa setiap orang dipanggil satu per satu untuk bertemu dengan Prabowo. Pada tanggal 20 Oktober 2024, Prabowo dan Gibran akan resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk periode 2024–2029 di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta. Kehadiran Presiden Widodo di acara pelantikan sudah dikonfirmasi. Selain itu, para calon presiden dalam pemilihan umum 2024 sekaligus seluruh pemimpin partai politik yang berpartisipasi dalam pemilu juga telah diundang untuk menghadiri proses pelantikan tersebut. Prabowo dan Gibran meraih kemenangan dalam pemilihan presiden 2024 dengan total suara sebanyak 96.214.691, atau sekitar 58,59 persen dari total suara sah yang diberikan. ANTARA