SEMARANG –
**Borneonews - Solo**, lebih dari 100 mahasiswa asing dari berbagai belahan dunia ambil bagian dalam kegiatan *International Student Summit* (ISS) 2024 yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan wadah untuk membangun relasi antarnegara serta memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai Indonesia kepada para peserta. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI, Bapak Bhimo Widyo Andoko, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa perencanaan untuk acara ini telah dilakukan cukup lama dan tujuan utamanya adalah menjalin kerjasama internasional yang lebih erat. "Melalui program *KNB* (Kemitraan Negara Berkembang) ini, kami ingin memberikan perspektif tentang Indonesia kepada para mahasiswa asing. Harapannya, mereka akan menjadi duta-duta Indonesia di negara mereka masing-masing," ujarnya. Saat ini, terdapat 114 perwakilan dari berbagai negara yang berpartisipasi dalam ISS 2024. Bapak Bhimo juga menambahkan bahwa keikutsertaan mahasiswa asing dalam program ini sangat penting, terutama melihat kepentingan Indonesia di kancah internasional. Ia menjelaskan, "Kami memiliki program pendidikan lanjutan seperti magister dan doktor, dan jika para mahasiswa ini berhasil dengan baik, dalam waktu lima tahun ke depan mereka diharapkan dapat berbicara positif mengenai Indonesia." Ia juga berharap bahwa jika Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden, dukungan dari para peserta ISS dapat membantu mempromosikan Indonesia di forum internasional seperti PBB. Di sisi lain, Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sofyan Anif, yang bertindak sebagai tuan rumah, mengungkapkan keyakinan bahwa kegiatan ISS ini dapat turut memperkuat UMS dalam upayanya untuk menjadi universitas bertaraf dunia. "Acara ini merupakan kegiatan tahunan yang berfungsi untuk memfasilitasi mahasiswa asing yang berada di Indonesia. Tahun ini, UMS mendapatkan kepercayaan dari Menteri untuk menjadi tuan rumah," tuturnya. Dengan adanya acara ini, diharapkan kerjasama pendidikan internasional semakin terjalin dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat. ANTARA