**Borneonews - Manado**, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Utara, Zulkifli Densi, menyampaikan harapannya agar peristiwa pemadaman listrik yang terjadi selama debat publik pertama di Kota Kotamobagu tidak terulang di masa yang akan datang. Menurutnya, kejadian tersebut menunjukkan adanya masalah teknis yang perlu diantisipasi secara lebih baik oleh pihak penyelenggara.
Zulkifli menegaskan bahwa pada pelaksanaan debat publik yang berlangsung, terdapat kendala signifikan berupa pemadaman listrik. Untuk itu, ia meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara merancang langkah-langkah antisipatif yang memadai agar insiden serupa tidak terjadi lagi di masa depan.
Dalam pengamatannya, Zulkifli mencatat bahwa akibat pemadaman tersebut, satu pasangan calon diberikan kesempatan untuk memutar video mereka dua kali. Padahal, gangguan listrik hanya terjadi saat pemaparan visi dan misi calon. "Ada perbedaan perlakuan antara satu calon dengan dua calon lainnya. Satu calon berkesempatan untuk pemutaran video dua kali, yang disiarkan kepada publik Sulawesi Utara," ujarnya.
Di samping itu, ia juga memberi perhatian pada aspek sterilisasi lokasi debat. Saat debat yang dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2024 itu, terlihat bahwa pendukung masing-masing pasangan calon berada dalam kondisi berhadapan di luar lokasi acara, yang meningkatkan risiko perselisihan. "Kejadian seperti itu beruntung tidak menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga debat berjalan sesuai harapan kita bersama," sambungnya.
Zulkifli kemudian mengingatkan perlunya kerjasama antara KPU Sulut dan aparat keamanan untuk memastikan bahwa lokasi debat publik berikutnya benar-benar steril dari gangguan. Sebelumnya, saat debat berlangsung, dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur telah berhasil menyampaikan visi dan misi mereka, dan hanya pasangan calon ketiga yang tersisa untuk menjelaskan programnya. Namun saat pemaparan oleh pasangan ketiga, videotron di belakang mereka tiba-tiba mati akibat pemadaman listrik.
Debat yang diikuti oleh pasangan calon Yulius Selvanus-Victor Mailangkay, Elly Lasut-Hanny Pajouw, dan Steven Kandouw-Denny Tuejeh itu baru bisa dilanjutkan setelah listrik kembali menyala setelah lebih dari setengah jam terputus.
ANTARA
Bawaslu Harap Pemadaman Listrik Tak Terulang di Debat Berikutnya
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







