**Borneonews - Jakarta**, Rabu, 15 Oktober 2024. Badan Pangan Nasional atau Bapanas melaporkan bahwa pada pagi hari Selasa, 15 Oktober 2024, harga sebagian besar komoditas pangan mengalami peningkatan. Salah satu perubahan signifikan terlihat pada harga daging ayam ras yang kini berada di angka Rp36.030 per kilogram (kg), mengalami kenaikan yang mencolok.
Menurut data yang diambil dari Panel Harga Bapanas pada pukul 08.00 WIB, beras premium mengalami kenaikan harga sebesar 0,26 persen, setara dengan tambahan Rp40 yang menjadikannya Rp15.540 per kg. Di sisi lain, harga beras medium justru menunjukkan penurunan, yakni 0,59 persen atau Rp80, sehingga menjadi Rp13.470 per kg. Hal ini juga berlaku untuk beras dari Bulog yang berfungsi sebagai stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP), dengan penurunan sebesar 0,08 persen atau Rp10, merubah harganya menjadi Rp12.550 per kg.
Selanjutnya, komoditas bawang merah menunjukkan penurunan sebesar 0,59 persen, atau Rp170 lebih rendah, menjadikannya Rp28.720 per kg. Namun, berlawanan dengan itu, harga bawang putih bonggol meningkat 1,03 persen, mencapai Rp40.220 per kg setelah kenaikan Rp410.
Pergerakan harga cabai juga patut dicatat, di mana cabai merah keriting mengalami penurunan 2,75 persen atau Rp840, sehingga harga terbarunya menjadi Rp29.660 per kg. Dalam hal yang sama, cabai rawit merah juga terpantau turun sebesar 3,65 persen atau Rp1.680, dan kini dibanderol seharga Rp44.360 per kg.
Dari sektor daging, harga daging sapi murni turun cukup signifikan, yakni 3,79 persen atau Rp5.100, sehingga harga baru menjadi Rp129.630 per kg. Sementara itu, daging ayam ras kembali mengalami kenaikan sebesar 2,18 persen, yang menunjukkan tambahan Rp770, sehingga menjadi Rp36.030 per kg. Telur ayam ras juga satu komoditas yang mengalami kenaikan, dengan harga baru Rp28.880 per kg setelah penambahan 1,09 persen atau Rp310.
Harga kedelai biji kering (impor) pun tercatat naik 2,24 persen, atau senilai Rp240, menjadikannya Rp10.970 per kg. Gula konsumsi juga tidak ketinggalan, mengalami penambahan harga 1,23 persen atau Rp220, mencapai Rp18.160 per kg.
Di segmen minyak goreng, harga minyak goreng kemasan sederhana naik 0,49 persen, atau Rp90, hingga menjadi Rp18.280 per kg. Berbeda dengan minyak goreng curah yang justru mengalami penurunan harga sebesar 0,36 persen, atau Rp60, sehingga menjadi Rp16.450 per kg.
Sementara itu, harga tepung terigu curah turun tajam sebesar 2,07 persen atau Rp210, kini menjadi Rp10.340 per kg, sedangkan tepung terigu non curah sedikit mengalami kenaikan sebesar 0,69 persen atau Rp90, menjadi Rp13.190 per kg.
Harga jagung yang diperoleh dari tingkat peternak juga menunjukkan kenaikan yang signifikan, mencapai 7,62 persen atau Rp460, menjadikannya Rp6.500 per kg. Garam halus beryodium pun mengalami kenaikan sebesar 0,17 persen atau Rp20, sehingga harganya menjadi Rp11.540 per kg.
Terakhir, harga ikan kembung tercatat naik 0,87 persen atau Rp320, sehingga berada di angka Rp37.310 per kg. Dalam perkembangan serupa, harga ikan tongkol dan ikan bandeng juga meningkat masing-masing sebesar 0,54 persen atau Rp170 menjadi Rp31.460 per kg, dan 0,06 persen atau Rp20 yang menjadikan harga ikan bandeng Rp33.260 per kg.
Pergerakan harga ini menunjukkan dinamika pasar yang terus berkembang, berdampak langsung pada konsumen dan petani di seluruh tanah air.
ANTARA
Pergerakan Harga Pangan 15 Oktober, Daging Ayam Naik Signifikan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Komentar (0)
Memuat komentar…







