KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Bataguh telah mengadakan kegiatan koordinasi terkait Survey Lingkungan Belajar (Sulingjar), bertempat di kantor setempat.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Korwil Pendidikan Kecamatan Bataguh, Untung, bersama para pegawai kantor di lingkungan Korwil Pendidikan Bataguh. 

Hadir pula peserta dari Kepala PAUD, guru, dan pihak terkait lainnya. Sementara itu, Irwan selaku Kasi Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. 

Kepala Kantor Korwil Pendidikan Bataguh, Untung, yang didampingi oleh Laila Tanur, dari pengurus inti gabungan organisasi penyelenggara PAUD Kecamatan Bataguh, menjelaskan bahwa Sulingjar merupakan survei yang diselenggarakan oleh Kementerian untuk mengumpulkan informasi mengenai kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Hasil Sulingjar kemudian diolah menjadi Rapor Pendidikan untuk membantu satuan PAUD memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan, serta memudahkan satuan PAUD dalam melakukan Perencanaan Berbasis Data,” ujarnya, Selasa, 15 Oktober 2024.

Laila Tanur menambahkan bahwa Sulingjar juga diharapkan dapat membantu satuan PAUD dalam mempersiapkan diri untuk proses akreditasi.

Menurutnya, aspek yang diukur dalam Sulingjar PAUD sudah selaras dengan instrumen akreditasi yang ada.

“Guru, kepala sekolah, sarana dan prasarana, serta anak didik termasuk kegiatan belajar mengajar menjadi indikator dalam Sulingjar ini,” jelas Laila Tanur.

Untung juga menekankan pentingnya respons dari kepala sekolah dan pendidik dalam satuan masing-masing untuk mendapatkan rapor pendidikan, yang akan menjadi acuan dalam memperbaiki kualitas layanan. 

Rapor pendidikan yang diperoleh dari hasil survei akan menunjukkan aspek-aspek yang perlu diperbaiki, terutama jika satuan pendidikan mendapat penilaian yang kurang baik.

“Untuk itu, diperlukan banyak dukungan dari berbagai lembaga dalam memajukan aspek pendidikan. Lewat Sulingjar inilah, segala indikator yang menjadi acuan untuk memajukan pendidikan, khususnya di PAUD, dapat diperoleh,” pungkasnya. (DODI/H)