SEMARANG –
**Borneonews - Batang**, Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, berkomitmen untuk mengembangkan kawasan Alun-Alun Batang menjadi sebuah pusat perekonomian masyarakat serta ruang terbuka hijau yang memadai. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan nilai lebih bagi masyarakat setempat. Penjabat Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, mengungkapkan bahwa proyek renovasi Alun-Alun yang menghabiskan anggaran sebesar Rp1,84 miliar ini telah berada dalam tahap akhir pelaksanaan pekerjaan. Ia menambahkan, "Kami sangat berharap transformasi ruang publik ini dapat menjadikan kawasan tersebut tidak hanya asri namun juga menjadi pusat kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi warga." Pada kesempatan tersebut, Lani Dwi Rejeki melakukan inspeksi langsung untuk memantau setiap rincian dari proyek renovasi, memastikan bahwa seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Ia menekankan pentingnya pengawasan perkembangan proyek, terutama dengan semakin dekatnya akhir tahun 2024. "Saya ingin tahu sejauh mana progres pembangunan renovasi ini. Kami perlu memastikan semua berjalan sesuai dengan timeline yang telah disepakati." Lebih lanjut, Lani menyebutkan bahwa proyek renovasi ini ternyata berkembang lebih cepat daripada yang direncanakan. "Alhamdulillah, progresnya menunjukkan deviasi positif, melebihi target yang ditetapkan, dengan saat ini mencapai 90 persen," ujarnya. Beberapa aspek penting dari renovasi ini adalah rapi dan berkualitas, ditambah lagi proyek ini dikerjakan oleh tenaga kerja yang berasal dari daerah setempat. "Kami berharap warga Batang dapat memberikan yang terbaik untuk wilayah mereka. Renovasi Alun-Alun Batang bukan hanya sekadar perbaikan fisik, tetapi juga bertujuan untuk menjadikan kawasan ini sebagai pusat ekonomi kerakyatan yang terstruktur dan terorganisir dengan baik," imbuhnya. Lani Dwi Rejeki juga mengimbau kepada para pedagang kaki lima untuk senantiasa menjaga fasilitas yang telah disediakan dan menjaga kebersihan di area Alun-Alun. "Saya sudah berkomunikasi langsung dengan para pedagang di sini. Selain itu, kami memiliki rencana untuk menertibkan penggunaan spanduk dan papan nama di sekitar Alun-Alun agar lebih seragam dan teratur," tuturnya. Melalui berbagai upaya ini, diharapkan kawasan Alun-Alun Batang dapat berfungsi dengan maksimal, memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. ANTARA