BORNEONEWS, Muara Teweh – Isna teman Yeni Erlin Wijayanti (21), korban pembunuhan, di Kota Muara Teweh, Barito Utara, diperiksa polisi. Korban, putri tunggal pasangan M Munip dan Noni, ditemukan tewas berlumuran darah di belakang rumah H Alianor, di Jalan Pendreh, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara, Senin (29/8/2016) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. 

“Saat ini kami sudah memanggil Isna, teman korban untuk dimintai keterangan, dan saat ini Isna berada di Kota Muara Teweh” terang Kasat Reskrim Polres Barut, AKP Abdul Aziz Septiadi, di ruang kerjanya, Rabu (31/8/2016), seusai melihat TKP penemuan mayat.

Kasus pembunuhan Yeni, warga Jalan Cempaka Putih, Barut itu, masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Isna, yang menghubungi korban untuk keluar rumah, Senin (29/8/2016) sekitar pukul 17.00 WIB, seperti diungkapkan keluarga korban. Tetapi, sampai petang, Yeni tak kunjung kembali, sampai ditemukan tewas dengan luka tusukan di sekujur tubuhnya.

Hasil visum RSUD Muara Teweh belum diterima oleh pihak kepolisian. Barang yang hilang, lanjut AKP Abdul Aziz, berupa sepeda motor dan telepon genggam korban.

Dari olah TKP yang dilakukan pihak kepolisian di tempat kejadian, ditemukan barang bukti berupa dua buah helm, satu buah pisau, satu buah anting-anting korban yang terlepas. Juga ada kancing baju yang diduga milik korban. 

Di lokasi penemuan mayat korban, polisi juga menemukan KTP atas nama seorang pria, Aspihani. Tak jauh dari itu, juga tergeletak STNK sepeda motor Suzuki Satria atas nama Yeni Erlin Wijayanti.

“Saat ini kasus ini masih dalam pengembangan kepolisian, kami harapkan adanya titik terang tentang pembunuhan korban, sehingga pelaku pembunuhan segera diketahui dan ditangkap” tegasnya. (RAMADANI/N).