BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Beberapa rencana kerja bila terpilih menjadi Gubernur - Wakil Gubernur Kalteng dalam Pilkada 2024 dipaparkan Abdul Razak.
Abdul Razak yang maju bersama calon Wakil Gubenur Sri Suwanto atau yang dikenal dengan pasangan ASRI ini memaparkan beberapa hal di antaranya.
"Pertama, dimulai dengan tata lelola pemerintahan yang baik dan berkeadilan hukum. Pembinaan karier bagi aparat pemerintah dengan selalu mengedepankan pada etika moral dan intelektual yang selalu berpedoman pada Good Governance Married system, efisensi dan akuntabilitas," jelas calon gubernur nomor urut 4 ini.
Kemudian, menurut Abdul Razak, juga diperlukan untuk menjaga pembangunan yang berkelanjutan denganmengedepankan kelestarian lingkungan hidup.
"Adanya kajian lingkungan dalam setiap kegiatan pembangunan yang bersifat keberlanjiutan bukan yang bersifat ekstraksi yang menyebabkan kerusakan lingkungan," jelas Abdul Razak.
Sehingga, menurut Abdul Razak, sebagai pimpinan daerah dituntut untuk adaftif terhadap perubahan iklim.
"Bila diperlukan dilakukan pengurangan pembukaan lahan hutan dan mengutamakan pemulihan lingkungan yang mengalami degradasi, penghijauan, penanaman tanaman yang lebih produktif dengan memasukkan unsur teknologi dan mengurangi timbulnya bahaya kebakaran lahan," jelas Abdul Razak.
Kemudian, menurut Abdul Razak, berbagai aktivitas dalam konteks pemanfaatan sumber daya alam, hal yang dilakukan perlu memperhatikan hal lainnya yaitu rendah emisi.
"Sudah saatnya dilakukan persiapan penyediaan lahan untuk perdagangan karbon, perlindungan hutan dan lahan, insentif Pembangunan yang ramah lingkungan," jelas Abdul Razak.
Abdul Razak juga mengatakan program lain yang harus dilakukan diantaranya penyelarasan konsep kebijakan antara Pemda dengan kebijakan Pemerintah Pusat.
"Adanya Renstra Pemerintah Provinsi dan kabupaten dan kota, Akselerasi ruang antara tata ruang kabupaten, kota, Provinsi dan Pusat. Kebijakan dengan mengedepankan faktor hubung antar daerah yang saling keterkaitan serta keselarasan program capaian program yang diharapkan," jelas Abdul Razak.
Abdul Razak menambahkan, guna mencapai cita-cita peningkatan pembangunan di Kalteng, juga diperlukan adanya perlindungan Kegiatan Usaha di Bumi Tambun Bungai.
"Hal ini bertujuan untuk menjamin investasi yang sudah ada dan mencarikan jalan keluarnya atas hambatan investasi yang sudah berlangsung dan calon investor baru di semua bidang agar dapat menopang Pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan sosial. Serta diperlukan adanya penyelesaian permasalahan kegiatan usaha dengan mengedepankan pembinaan dan pelayanan administrasi yang lebih baik termasuk evaluasi dan pengawasannya," jelas Abdul Razak.









