JAKARTA –
**Borneonews - Sorong Selatan**, Penetapan hutan adat di Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, merupakan langkah yang diambil untuk menjamin bahwa masyarakat adat dapat terus mengelola hutan yang menjadi sumber kehidupan mereka. Hal ini disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan dalam sebuah rapat penutupan verifikasi lapangan yang berlangsung baru-baru ini. Yoshep Bles, Asisten I Sekretaris Daerah, menekankan pentingnya pengakuan hutan adat yang diperoleh melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (*KLHK*) bagi keberlangsungan hidup masyarakat setempat. Ia mengingatkan bahwa tanpa keberadaan pengakuan ini, masyarakat akan berisiko kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan mereka. "Kami berharap usaha yang dilakukan kementerian dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," tuturnya. Lebih lanjut, Yoshep menjelaskan bahwa perencanaan tata ruang sebaiknya mengedepankan tata ruang adat yang telah ada dan memiliki nilai bagi masyarakat hukum adat setempat. Ini perlu dipadukan dengan perencanaan tata ruang dari pemerintah untuk menghindari konflik di masa mendatang, terutama ketika ada kegiatan ekonomi dan pengeluaran izin di wilayah tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Dr. Soeryo Adiwibowo, Ketua Tim Terpadu Verifikasi Usulan Penetapan Hutan Adat yang ditunjuk oleh KLHK, mengungkapkan bahwa pengakuan terhadap hutan adat ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan aspek legalitas kepada masyarakat hukum adat, tetapi juga berfungsi untuk melindungi identitas mereka. "Dengan adanya kepemilikan yang jelas, mata pencaharian mereka akan terjaga, dan identitas budaya mereka dapat terlindungi dari berbagai perubahan," ujarnya. Dr. Soeryo merupakan seorang ahli ekologi manusia yang berasal dari IPB University. Sebelumnya, KLHK telah melakukan verifikasi terhadap enam usulan hutan adat yang diajukan oleh masyarakat di Sorong Selatan. Proses ini berlangsung dari tanggal 10 hingga 16 Oktober dan mencakup wilayah hutan adat yang diusulkan serta masyarakat hukum adat yang meminta penetapan. Kegiatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat yang ada di daerah tersebut. ANTARA