**Borneonews - Aimas**, Pemerintah Kabupaten Sorong di Papua Barat Daya berkomitmen untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) yang mengelola perpustakaan di berbagai tingkat pendidikan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan peran perpustakaan sebagai alat penunjang dalam proses pendidikan di daerah tersebut.
Dalam upaya peningkatan kualitas ini, diadakan bimbingan teknis yang diadakan di Kabupaten Sorong. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pengelola perpustakaan dari berbagai institusi pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hingga perguruan tinggi.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sorong, Adi Bremantyo, menyampaikan dalam sambutannya bahwa perpustakaan memegang peranan penting dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa keberadaan perpustakaan yang dikelola dengan baik akan berdampak positif bagi minat baca siswa di setiap lembaga pendidikan.
Penguatan peran perpustakaan dapat dicapai dengan meningkatkan kapasitas pengelolanya agar mampu mengelola sumber daya yang ada dengan baik dan optimal, ungkapnya. Menurutnya, kemampuan pengelola perpustakaan dalam menyajikan layanan berkualitas dan menyediakan koleksi buku yang sesuai dengan kebutuhan adalah hal yang sangat krusial. Koleksi ini diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi setiap peserta didik.
Lebih lanjut, Adi Bremantyo menekankan pentingnya peningkatan SDM pengelola perpustakaan. Upaya ini diperlukan untuk menata dan mengembangkan tata kelola perpustakaan yang efisien, serta untuk membangun sistem manajemen perpustakaan di sekolah dan perguruan tinggi. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong instansi terkait dalam memperkuat fungsi perpustakaan di semua satuan pendidikan guna mendukung kebutuhan edukasi.
Leonardo Saptenno, Pustakawan Ahli Muda dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, menuturkan bahwa peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan juga berorientasi pada akreditasi. Ia menginformasikan bahwa sekitar 70 persen perpustakaan di wilayah timur Indonesia sudah berhasil meraih akreditasi.
Indikator utama untuk akreditasi perpustakaan meliputi koleksi buku, sarana dan prasarana, inovasi yang diterapkan, serta tingkat kegemaran membaca masyarakat. Leonardo memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Sorong yang proaktif dalam meningkatkan SDM pengelola perpustakaan, sebuah langkah yang akan berimbas pada peningkatan kualitas perpustakaan melalui sistem akreditasi.
ANTARA
Peningkatan SDM Pengelola Perpustakaan Dukung Pendidikan Kabupaten Sorong
Bagikan:

MANOKWARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Fairid Buka Pengawasan Publik Dana Banpres Rp10 Miliar, 2 Hari Ditargetkan Mulai Berjalan
DPPPAPPKB Kotim Dorong Kampung KB Lebih Mandiri, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci
Upaya Kendalikan Cuaca Kalteng, 7 Sortie OMC Tabur 4,5 Ton Dry Ice dan 2 Ton NaCl
Iran Sebut Kawasan Timur Tengah akan Berubah Total Pascaperang
Polres Seruyan Gelar Operasi Patuh Telabang 2026, Utamakan Langkah Pencegahan
Menteri Nilai 68 Ribu UMKM Pemasok MBG Masih Sedikit
Komentar (0)
Memuat komentar…







