**Borneonews - Depok**, Wakil Ketua Panitia Pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (ILUNI FHUI) untuk periode 2024-2027, Arya Wibisana, mengungkapkan harapannya bahwa para calon ketua umum dapat memiliki visi yang inklusif dan mampu mengelola keragaman di dalam komunitas alumni.
Yang terpenting adalah kemampuan untuk menyatukan dalam konteks yang lebih luas, tanpa harus membentuk satu kelompok tunggal. Kami ingin semua anggota tetap bisa bebas, dengan tetap menjunjung tinggi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ILUNI FHUI, mencerminkan semangat *Bhinneka Tunggal Ika*, papar Arya di Depok.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan di ILUNI FHUI adalah sebuah tanggung jawab yang besar, yang membutuhkan persiapan mental dan fisik yang matang. Kami berharap para calon ketua sudah mempersiapkan diri dengan baik, karena siapa pun yang terpilih akan menghadapi tugas yang tidak ringan dalam memimpin ILUNI FHUI, imbuhnya.
Hingga saat ini, terdapat lima kandidat yang telah terdaftar untuk posisi ketua umum, semuanya berasal dari berbagai angkatan Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Salah satu kandidat yang disebutkan adalah Yusuf Didi Setiarto, yang merupakan lulusan angkatan 1994.
Rekan Didi, Mas Achmad Santosa, yang menjabat sebagai CEO Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI), memberikan dukungannya terhadap pencalonan Didi. Saya merasa bahwa kami memiliki banyak kesamaan, dan oleh karena itu saya mendukungnya, ucap Achmad, yang juga merupakan alumni FHUI.
Dia menambahkan bahwa Didi memiliki jaringan yang luas di berbagai sektor, baik swasta maupun pemerintahan, serta di kalangan alumni. Selama ini, Didi selalu bersedia menginvestasikan waktu dan tenaganya demi kemajuan ikatan alumni, yang patut mendapat dukungan penuh, tutur Achmad.
Achmad juga menilai bahwa Didi memiliki kemampuan mendengarkan, sehingga dapat memahami keinginan dan aspirasi para alumni. Kemampuan manajerial Didi juga diakui sangat baik, yang dibuktikan dengan dedikasinya untuk sejumlah institusi, baik saat bekerja di SKK Migas maupun saat ini di PT PLN (Persero).
Didi dikenal memiliki konsep yang kuat mengenai *green campus* dan keberlanjutan. Sebagai kandidat, Didi memiliki banyak ide yang inovatif, termasuk konsep *green campus* dan keberlanjutan yang menarik, ungkap Achmad kepada media.
Lebih lanjut, Achmad menjelaskan bahwa Didi memiliki visi untuk menciptakan ekosistem yang ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan sumber daya, serta mampu mendorong partisipasi dan kesadaran seluruh anggota komunitas kampus.
Didi menyelesaikan studi hukum dan meraih gelar sarjana dari Universitas Indonesia pada tahun 1999 dan kini menjabat sebagai Direktur Legal dan Manajemen Human Capital di PT PLN (Persero).
ANTARA
Kandidat Ketua Umum ILUNI FHUI Diharapkan Kelola Keragaman
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
Komentar (0)
Memuat komentar…







