BORNEONEWS, Kotim - Panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur, di Kecamatan Teluk Sampit, Maret 2017, masih kekurangan anggaran pelaksanaan. Pemerintah Kabupaten Kotim dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kotim telah menetapkan pelaksanaan MTQ Kabupaten Kotim, di Teluk Sampit, namun pemerintah kecamatan masih kesulitan soal anggaran kegiatan.
“Saya baru komunikasi dengan Camat Teluk Sampit, hitung-hitungan mereka (pemerintah kecamatan), setidaknya dibutuhkan anggaran Rp375 juta untuk sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan MTQ,” kata anggota DPRD Kotim dari daerah pemilihan (Dapil) I Hamsyin, Rabu (31/8/2016).
Meskipun pelaksanaan MTQ digelar 2017 tetapi anggarannya tidak bisa disiapkan pemerintah daerah pada APBD murni 2017. Anggaran mesti disiapkan sejak APBD Perubahan 2016, karena berbagai persiapan sudah mulai dilakukan sejak akhir 2016.
“Kebutuhan sarana dan prasarana antara lain untuk penerangan jalan umum (PJU), pembangunan penyiapan dan pembersihan lahan, pembangunan panggung utama, dan panggung tilawah,” ujar politisi Partai Demokrat itu.
Pemerintah daerah mesti mendukung kegiatan MTQ. Sebab, pelaksanaan MTQ bukan hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di provinsi dan nasional. Sehingga ini merupakan event tahunan yang harus sukses dilaksanakan.
Pihaknya tidak ingin perhelatan MTQ membebani masyarakat dengan pungutan-pungutan. Sehingga pemerintah daerah mesti mengalokasi anggaran untuk pelaksanaannya.
“Kalau kita tidak menyiapkan anggarannya sejak APBD P 2016, akan menjadi kendala panitia pelaksana MTQ untuk melakukan persiapan kegiatan,” ucap Hamsyin. (M. RIFQI/N).








