JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani**, Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Kristen (BP YPK) di Tanah Papua telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Inisiatif ini merupakan langkah penting dalam memperbaiki dan menyempurnakan pendidikan di kawasan itu. Dalam pertemuan yang berlangsung dengan Penjabat Bupati Jayapura, Semuel Siriwa, berbagai isu penting telah dibahas. Antara lain, fokus utama dari diskusi tersebut adalah peningkatan mutu pendidikan serta penanganan masalah yang dihadapi SD YPK Marthen Luther Sentani akibat kebakaran yang terjadi dua kali, yaitu pada tanggal 22 September dan 9 Oktober. Ketua BP YPK Tanah Papua, Joni Y Betaubun, menekankan posisi penting dari pertemuan ini. “Kami mempertanyakan langkah selanjutnya mengenai sekolah yang terbakar, dan berharap agar SD YPK Marthen Luther Sentani dapat segera dibangun kembali,” ungkapnya. Joni juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemkab Jayapura. Ia mencatat bahwa setelah kebakaran, Penjabat Bupati beserta tim langsung turun tangan untuk melihat kondisi SD YPK Marthen Luther Sentani secara langsung. “Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah karena telah menunjukkan kepedulian yang besar terhadap 42 sekolah YPK di Kabupaten Jayapura dengan total jumlah siswa mencapai sekitar 4.000,” tambahnya. Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar siswa di sekolah YPK adalah anak-anak dari masyarakat asli Papua, dengan persentase mencapai hampir 80 persen. “Di SD YPK Marthen Luther Sentani, jumlah siswa sekitar 360, dan 85 persen di antaranya merupakan anak-anak orang asli Papua. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah untuk pembangunan kembali sekolah ini,” jelasnya. Di sisi lain, Penjabat Bupati Jayapura, Semuel Siriwa, menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi kebutuhan yang mendesak terkait pembangunan SD YPK Marthen Luther Sentani. Ia memastikan bahwa meskipun gedung sekolah mengalami kebakaran, anak-anak tetap dapat melanjutkan pendidikan mereka dengan bersekolah secara bergantian di gedung sekolah terdekat. “Pembangunan kembali SD YPK Marthen Luther Sentani akan dimasukkan dalam anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025,” tegasnya. Meskipun tidak dapat segera melakukan pembangunan karena perubahan anggaran telah ditetapkan, dia menegaskan bahwa semua akan berjalan sesuai rencana dengan pembiayaan pada tahun 2025. ANTARA