JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2024 yang telah dinyatakan lulus dalam seleksi administrasi diizinkan untuk mengikuti tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). SKD ini dilaksanakan dengan menggunakan sistem *Computer Assisted Test* (CAT) yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan telah dimulai pada hari ini. Abdullah Azwar Anas selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengingatkan kepada seluruh peserta yang ikut serta dalam SKD CPNS dan masyarakat umum mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap praktik penipuan. Menurutnya, seluruh proses pendaftaran, pelaksanaan seleksi yang menggunakan sistem CAT, dan penentuan hasil kelulusan sudah terintegrasi secara digital. Upaya ini dimaksudkan untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya kecurangan dan praktik joki dalam seleksi ini, salah satunya melalui penerapan sistem *double face recognition*. Anas menegaskan bahwa semua tahapan dalam SKD CPNS tidak memerlukan biaya. Ia menekankan bahwa tidak ada individu yang mampu menjamin kelulusan dalam ujian CPNS, baik pada tahun ini maupun tahun mendatang. "Hindari percaya pada siapapun yang menjanjikan kelulusan," tegasnya dalam pernyataan resmi. SKD CPNS untuk tahun anggaran 2024 direncanakan berlangsung selama 100 menit dan mencakup tiga jenis tes, yaitu tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU), serta tes karakteristik pribadi (TKP). Agar dapat lulus pada tahapan SKD ini, setiap pelamar wajib memenuhi nilai ambang batas (passing grade) yang ditetapkan sebagai syarat kelulusan. Sebelumnya, Kementerian PANRB telah merilis panduan terkait materi soal dan nilai ambang batas untuk SKD CPNS 2024 melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 321/2024. "SKD CPNS diselenggarakan untuk mengukur kemampuan dan karakteristik pelamar, termasuk pengetahuan, keterampilan, serta perilaku yang sesuai dengan standar kompetensi dasar bagi pegawai negeri sipil," tambahnya. Anas juga menyerukan agar peserta mempersiapkan diri secara maksimal dengan mempelajari materi soal yang telah disediakan, serta memastikan untuk menyiapkan berkas-berkas yang harus dibawa saat mengikuti SKD. Ia menekankan pentingnya memeriksa lokasi dan jadwal pelaksanaan dengan teliti, serta meminta dukungan doa dari orang tua agar proses dapat berjalan lancar. Sementara itu, Haryomo Dwi Putranto selaku Pelaksana Tugas Kepala BKN mengungkapkan bahwa total pelamar yang mendaftar dalam seleksi CPNS tahun anggaran 2024 mencapai 3.568.212. Dari jumlah ini, sebanyak 3.035.717 peserta dinyatakan memenuhi syarat (MS), sedangkan 532.495 peserta tidak memenuhi syarat (TMS). "Peserta yang memenuhi syarat diberikan kesempatan untuk mengikuti SKD tahun 2024 atau dapat menggunakan nilai SKD dari tahun 2023," jelas Haryomo. Ia menambahkan bahwa SKD CPNS diadakan di 339 lokasi berbeda, termasuk BKN Pusat, 14 Kantor Regional, 21 UPT BKN, serta lokasi-lokasi mandiri baik di dalam maupun luar negeri. Haryomo menghimbau kepada semua peserta untuk percaya pada kemampuan diri dan tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang menawarkan janji kelulusan dengan cara-cara ilegal. "Metode CAT BKN diawasi langsung oleh masyarakat dengan hasil yang cepat, akuntabel, dan transparan. Kecurangan dalam bentuk apapun tidak akan ditoleransi," ungkapnya mengakhiri pernyataan. ANTARA