SURABAYA –
**Borneonews - Sidoarjo**, Satuan Lalu Lintas Polresta Sidoarjo di Jawa Timur telah melaksanakan edukasi soal tertib lalu lintas bagi anak-anak sebagai bagian dari kegiatan Operasi Zebra Semaru 2024. Dalam rangkaian kegiatan ini, mereka menerima kunjungan dari siswa-siswi dari PG dan TK Bunda Zulaekah pada hari Rabu. Dalam kesempatan tersebut, Bripka Graita dari Satlantas Polresta Sidoarjo memperkenalkan berbagai tugas kepolisian kepada para pelajar. Anggota kepolisian tersebut mengajak anak-anak untuk memasuki gedung Satlantas, di mana mereka tidak hanya belajar, tetapi juga bermain sambil mengenali peraturan lalu lintas. "Seperti yang ditunjukkan mengenai rambu-rambu lalu lintas, misalnya lampu merah yang menandakan bahwa pengendara harus berhenti. Dengan memahami dan mematuhi peraturan lalu lintas, kita dapat mencegah kecelakaan. Mari bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berkendara di jalan raya," ujarnya. Edukasi mengenai tertib lalu lintas ini diadakan sebagai langkah preemtif dalam Operasi Zebra Semaru 2024. Melalui upaya ini, diharapkan generasi muda dapat dibentuk menjadi individu yang sadar akan pentingnya keselamatan saat berkendara. "Sanak pelajar sangat diharapkan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas," sambungnya sembari memberikan semangat kepada mereka. Satlantas Polresta Sidoarjo juga aktif turun ke lapangan untuk menjalankan kegiatan preemtif selama Operasi Zebra Semaru 2024. Operasi ini berlangsung dari tanggal 14 hingga 27 Oktober 2024 dan digenjot oleh Satlantas Polresta Sidoarjo sebagai upaya mendidik masyarakat. Anggota kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Sidoarjo berusaha menyapa masyarakat secara humanis sambil memberikan edukasi tentang perlunya mematuhi peraturan lalu lintas untuk menghindari kecelakaan. Kanit Kamsel Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Latifa Andika, menjelaskan bahwa untuk mendukung kesuksesan Operasi Zebra Semaru 2024, pihaknya melakukan edukasi di berbagai lokasi, seperti jalan raya, tempat keramaian, sekolah, dan alun-alun. "Masyarakat dan pengendara kami ingatkan tentang sejumlah hal penting, termasuk larangan berboncengan lebih dari satu orang, berkendara melebihi batas kecepatan, serta berkendara melawan arus," jelas AKP Latifa Andika. ANTARA