PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama bulan Agustus 2024, frekuensi kunjungan kapal laut di seluruh pelabuhan di Kalimantan Tengah mengalami peningkatan sebesar 2,66 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

"Jumlah kunjungan kapal meningkat dari 713 kunjungan pada Juli 2024 menjadi 732 kunjungan pada Agustus 2024," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Kamis, 17 Oktober 2024.

Agnes menjelaskan bahwa peningkatan ini terlihat jelas di beberapa pelabuhan utama di Kalteng. Pelabuhan Sampit mencatat peningkatan tertinggi dengan tambahan 28 kunjungan kapal. Pelabuhan Kumai dan Pelabuhan Pangkalan Bun juga mengalami peningkatan, masing-masing dengan tambahan 7 dan 4 kunjungan kapal.

"Namun, tidak semua pelabuhan mengalami peningkatan. Beberapa pelabuhan justru mencatat penurunan frekuensi kunjungan kapal," katanya.

Pelabuhan Sukamara, lanjut Agnes, mengalami penurunan sebanyak 8 kunjungan, sementara Pelabuhan Pulang Pisau dan Pelabuhan Kuala Pembuang masing-masing mengalami penurunan sebanyak 7 dan 5 kunjungan.

Menurut Agnes, peningkatan frekuensi kunjungan kapal di beberapa pelabuhan ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi dan perdagangan di wilayah tersebut.

"Ini adalah indikator positif bagi perekonomian Kalteng, terutama dalam sektor maritim dan logistik," ujarnya.

Di sisi lain, penurunan frekuensi kunjungan kapal di beberapa pelabuhan juga perlu diperhatikan. Agnes menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan analisis lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang menyebabkan penurunan tersebut dan mencari solusi yang tepat.

Secara keseluruhan, data ini memberikan gambaran yang jelas tentang dinamika aktivitas pelabuhan di Kalimantan Tengah selama Agustus 2024. Peningkatan frekuensi kunjungan kapal di beberapa pelabuhan utama diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. (TESTI PRISCILLA/j)