BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, melaporkan adanya penurunan signifikan dalam jumlah penumpang kapal pada bulan Agustus 2024. Jumlah penumpang kapal mengalami penurunan sebesar 33,19 persen, dari 52.276 orang pada bulan Juli 2024 menjadi 34.925 orang pada bulan Agustus 2024.
"Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya jumlah penumpang yang datang sebesar 47,35 persen," kata Agnes pada Kamis, 17 Oktober 2024.
Selain itu, jumlah penumpang yang berangkat juga mengalami penurunan sebesar 10,98 persen. Faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan ini masih dalam tahap analisis lebih lanjut oleh pihak terkait.
"Di sisi lain, volume arus barang justru menunjukkan peningkatan yang positif. Volume arus barang meningkat sebesar 4,35 persen, dari 1,57 juta ton pada bulan Juli 2024 menjadi 1,64 juta ton pada bulan Agustus 2024," beber Agnes.
Peningkatan ini mencerminkan adanya peningkatan aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan-pelabuhan di Kalimantan Tengah.
Agnes Widiastuti menjelaskan bahwa peningkatan volume arus barang ini berasal dari peningkatan volume bongkar barang sebesar 13,44 persen.
"Selain itu, volume muat barang juga mengalami peningkatan meskipun hanya sebesar 1,21 persen. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan permintaan dan distribusi barang di wilayah tersebut," bebernya.
BPS Kalimantan Tengah terus memantau perkembangan ini dan akan melakukan analisis lebih mendalam untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut. Diharapkan, data ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan pelaku usaha dalam mengambil keputusan strategis ke depan.
"Dengan adanya data ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai dinamika transportasi dan logistik di Kalteng, serta membantu dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan yang lebih efektif," bebernya. (TESTI PRISCILLA/j)









