BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang pemuda berusia 18 tahun berinisial MR mengalami luka-luka setelah diduga menabrak tumpukan material tanah di badan jalan Poros Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama. Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 17 Oktober 2024, sekitar pukul 02.15 WIB.
Kanit Gakkum Polres Kobar Aiptu Hengky Setyawan, yang mewakili Kasatlantas Polres Kobar AKP Ghanda Novidiningrat menyampaikan, akibat insiden tersebut, MR terjatuh dari sepeda motornya dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk mendapatkan perawatan medis. Korban mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat warna merah tanpa nomor polisi (nopol).
"Korban sedang berkendara dari arah Pangkalan Bun menuju Kotawaringin Lama. Ketika sampai di lokasi, diduga korban menabrak tumpukan tanah yang ada di badan jalan sebelah kiri, dan terjatuh," ujarnya.
Hengky menjelaskan bahwa kondisi korban cukup memprihatinkan setelah kecelakaan tersebut, namun pihaknya memastikan bahwa korban telah mendapat pertolongan medis di rumah sakit.
"Korban mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke RS Sultan Imanuddin untuk mendapatkan perawatan," tambahnya.
--page
Dia juga mengungkapkan bahwa tumpukan tanah yang menyebabkan kecelakaan tersebut merupakan bagian dari material proyek jalan. Namun, di sekitar lokasi kejadian tidak ditemukan adanya tanda-tanda peringatan atau plang proyek.
"Nihil, tidak kami temukan adanya rambu-rambu proyek di lokasi kejadian. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi pengguna jalan," pungkasnya. (DANANG/Y)









