BORNEONEWS, Pangkalan Bun - TNI AU Iskandar Pangkalan Bun melaksanakan kegiatan Malam Renungan Palagan Sambi dalam rangka mengenang hari penerjunan pertama Republik Indonesia di Kotawaringin pada 17 Oktober 1947.
Malam mengenang 77 silam peristiwa heroik yang terjadi pada sebanyak 13 pemuda Kalimantan dalam penerjunan tersebut digambarkan sangat mencekam oleh gabungan pelajar dari SMK 3 bersama SMA 3 Negeri Pangkalan Bun.
Pelatih teater "Penerjun Sejati," Whendy WWTAG Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menyampaikan anak-anak sangat antusias untuk memainkan teater ini.
"Sangat luar biasa, karena ada yang baru pertama kali, ada yang sudah dua kali dan mereka sangat semangat, antusiasnya luar biasa, yang tadinya malu-malu menjadi bisa percaya diri," ujarnya, Kamis, 17 Oktober 2024.
Lalu, ia menuturkan, bahwa banyak hal yang dapat dipelajari oleh anak-anak. Tidak hanya pelajaran tentang sejarah perjuangan para pemuda Kalimantan saja.
"Poin utamanya lagi adalah bagaimana mereka memainkan seni teaternya ini, jadi mereka bisa menceritakan apa di atas panggung begitu," ucapnya.
Kemudian, suasa malam renungan tampak berjalan dengan khidmat, penampilan teater ditambah musikalisasi puisi ini sukses membius para tamu undangan termasuk puluhan pelajar dari tingkat SMA dan SMP yang ikut menghadiri.
Salah satunya, Aldafa Nugraha kelas 8D dari SMP 1 Negeri Arut Selatan yang menghadiri bersama teman dan para guru pendamping. Selama penampilan teater berlangsung, ia sangat menikmati alur cerita yang ditunjukkan para pemain.
"Seru banget kak, penampilannya keren, saya juga bisa belajar sejarah lewat penampilan teater malam ini. Saya berharap dari sekolah kami bisa ikut menampilkan karena agar kami punya pengalaman dan memberikan contoh agar anak-anak lain bisa mengetahui tentang sejarah ini," tandasnya. (NURITA/H)









