PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam FGD yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS berbagai tantangan dan peluang dalam pengembangan SDM di industri kelapa sawit dibahas secara mendalam.

Dr Rusman Heriawan sebagai salah seorang narasumber dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa persaingan global yang semakin ketat menuntut peningkatan kualitas SDM di sektor ini.

"Peran pendidikan tinggi juga sangatlah penting, sama halnya dengan lembaga pelatihan, dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang berkualitas," kata Rusman dalam rilis yang diterima Borneonews pada Jumat, 18 Oktober 2024.

Sementara itu, Dr Gulat ME Manurung menambahkan bahwa petani swadaya sering kali memiliki tingkat pendidikan yang rendah, namun mereka memiliki potensi besar untuk berkembang dengan dukungan yang tepat.

Ia menekankan perlunya program pelatihan yang terstruktur untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka.

Ir Darmansyah Basyaruddin, narasumber lainnya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta dalam mengembangkan SDM yang kompeten.

Ia juga menggarisbawahi perlunya inovasi dalam metode pelatihan untuk menjawab tantangan yang ada. (TESTI PRISCILLA/R)