PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS mengadakan Focus Group Discussion atau FGD untuk menyusun kajian program pengembangan sumber daya manusia atau SDM di sektor perkebunan kelapa sawit baru-baru ini.

Kegiatan yang dibuka oleh Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana BPDPKS, Kabul Wijayanto.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur secara ilmiah terkait keberhasilan pelaksanaan program BPDPKS dalam mencapai tujuan diperlukan adanya suatu kajian Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit," kata Kabul Wijayanto dalam rilisnya pada Jumat, 18 Oktober 2024.

FGD ini menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk pengembangan SDM di industri kelapa sawit.

FGD dengan mengundang stakeholder terkait yaitu ALPENSI yang terdiri dari pengurus dan lembaga pendidikan yang menjadi anggota ALPENSI.

Lembaga pendidikan yang hadir adalah lembaga -lembaga penyelenggara pendidikan dan pelatihan SDM PKS yang memenuhi kriteria untuk menyelenggarakan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit berdasarkan Keputusan BPDPKS.

Selain stakeholder terkait, hadir tiga narasumber, yaitu Wakil Menteri Pertanian 2011-2014, Dr Rusman Heriawan, Ketua Umum DPP Apkasindo, Dr Gulat ME Manurung, dan Ketua Komite Pengembangan SDM PKS BPDPKS, Ir Darmansyah Basyaruddin.

Dr Rusman Heriawan menekankan bahwa sektor pendidikan dan pelatihan harus beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Ia juga menyoroti pentingnya penyuluhan bagi pekebun rakyat untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan.

Dr Gulat ME Manurung mengusulkan program pelatihan yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk petani swadaya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah dan sektor swasta dalam menyediakan akses pendidikan dan pelatihan yang berkualitas.

Ir Darmansyah Basyaruddin menekankan perlunya pendekatan holistik dalam pengembangan SDM, termasuk peningkatan kesejahteraan pekerja dan penguatan kapasitas lembaga pendidikan.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya penelitian dan pengembangan untuk menciptakan inovasi yang dapat meningkatkan daya saing industri kelapa sawit di pasar global.(TESTI PRISCILLA/R)