PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan dan Duta Besar, Wajid Fauzi yang ikut berkunjung di booth BPDPKS mengapresiasi produk turunan sawit mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS yang dipamerkan pada Trade Expo Indonesia atau TEI 2024 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition atau ICE, BSD City, Tangerang Selatan, Banten.

BPDPKS memang menampilkan berbagai produk turunan sawit pada acara yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan serta Duta Besar Indonesia untuk Suriah, Wajid Fauzi ini.

BPDPKS mengajak mitra asosiasi dan UKMK untuk memamerkan inovasi produk berbasis sawit, seperti Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI, Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia atau APROBI, dan CV Smart Batik Indonesia. Produk yang ditampilkan meliputi CPO, biofuel, batik dengan malam sawit, rompi anti peluru, helm, kain tekstil, hand sanitizer, serta kerajinan berbasis lidi sawit.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memberikan apresiasi terhadap produk-produk yang dihasilkan oleh mitra BPDPKS.

"Dukungan BPDPKS sangat penting dalam kegiatan TEI 2024 ini," tuturnya dalam rilis BPDPKS pada Sabtu, 19 Agustus 2024.

Duta Besar Wajid Fauzi juga menyampaikan pujiannya. Ia menyebut inovasi-inovasi tersebut sebagai terobosan luar biasa yang dapat mengurangi impor dan memanfaatkan potensi dalam negeri.

Sementara itu, Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman, menyambut baik apresiasi yang diberikan dan menegaskan komitmen BPDPKS untuk mendorong pengembangan industri sawit berkelanjutan.

Eddy menyatakan bahwa kegiatan TEI sangat positif dan berterima kasih kepada tamu-tamu yang mengapresiasi produk-produk mitra BPDPKS.

Kepala Divisi Lembaga Kemasyarakatan dan Civil Society atau LKCS BPDPKS, Aida Fitria, berharap agar mitra-mitra BPDPKS dapat menjalin relasi yang berkelanjutan di TEI 2024.

"Sudah ada beberapa transaksi yang terjadi antara mitra BPDPKS dengan pembeli, dan berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang," tuturnya.

Secara keseluruhan, partisipasi BPDPKS dalam TEI 2024 menunjukkan komitmen kuat untuk mempromosikan produk turunan sawit dan memperluas pasar ekspor.

"Inovasi-inovasi yang ditampilkan tidak hanya menarik perhatian pengunjung, tetapi juga mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, menunjukkan potensi besar industri sawit Indonesia di pasar global," bebernya. (TESTI PRISCILLA/H)