BORNEONEWS, Jakarta - Menpora Imam Nahrawi mengapresiasi mantan juara tinju dunia kelas bulu WBA, Chris John yang memberi motivasi bagi para petinju di Tanah Air. Menpora didampingi Staf Khusus Olahraga M. Khusen menerima audiensi mantan juara dunia tinju Chris John yang hadir bersama rekan-rekannya Limi, Longines Tamio, Buyung WK, Nicolemus Mawarto, di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Menpora Senayan, Jakarta, Rabu (31/8) malam. 

Dalam rilis yang diterima Borneonews, Kamis (1/9/2016), disebutkan, Chris John berencana menggelar kompetisi tinju nasional bertajuk Chris John Indonesia Boxing Championship (IBC). Edisi perdananya akan ditayangkan televisi swasta, Jumat, 2 September 2016.

Chris John mengatakan, petinju yang ingin menjadi juara dunia harus melewati proses dari bawah. "Dahulu petinju nasional sudah luar biasa prestasinya dan itu tidak lepas dari binaan reguler, saya yakin penggemar tinju di Indonesia masih luar biasa."

Menurut Chris, di luar negeri setiap ada pertandingan profesional pasti dikombinasi dengan amatir. Di kelas 57 kg (bulu) ke bawah, ia menyebutkan, petinju kita masih sangat berpotensi. Ia berjanji akan membina mereka untuk mencapai kelas di atasnya.

"Saya yakin bakat-bakat itu ada dan banyak di Indonesia, sedikit kita poles dan akan kita munculkan," ucap petinju yang sukses mempertahankan gelar juara dunia WBA 18 kali itu.

IBC merupakan ajang pencarian petinju berbakat. Sebanyak 16 petinju dari berbagai daerah di Tanah Air akan bersaing untuk menjadi juara dalam ajang ini. IBC sudah diakui oleh Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI). Acara itu digagas oleh PT Chris John Indonesia, perusahaan yang didirikan Chris John, beserta istri dan rekan-rekannya dan dikemas menjadi tayangan reality show.

Menpora mengucapkan terima kasih atas kiprah yang akan ditempuh Chris John. Menurutnya, mantan juara dunia berjuluk Sang Naga itu akan mampu memotivasi generasi tinju di Indonesia. "Inspirasinya tidak berhenti saat Chris menjadi juara dunia, tetapi terobosannya menjadi semangat dan motivasi kita semua, menjadi juara memerlukan proses panjang."

Menurut Menpora, dengan aktivitas Chris John itu, pemerintah berharap tinju nasional kembali bangkit dan bersemangat kembali. Ia mengatakan, juara dunia tinju telah lahir melalui tangan Chris John yang telah mengharumkan Tanah Air Indonesia. Kata dia, pemerintah ingin cabang olahraga tinju menjadi salah satu cabor yang dapat dipertandingkan di Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

"Mulai hari ini kita akan mulai proses panjang saling membantu dan support, pertandingan Chris John akan memotivasi dan menginspirasi petinju tanah air agar seperti dia dengan begitu akan banyak lahir forum, acara-acara atau pertandingan yang melibatkan petinju amatir yang belum mencuat di tanah air," lanjut Cak Imam.

Ia berharap, tinju nasional baik tinju pria dan wanita bangkit mulai dari desa-desa. "Saya yakin kedepan akan banyak lahir juara juara dunia baru yang akan melanjutkan prestasi Chris John, Daud Jordan dan lain sebagainya," tutur Menpora. (KEMENPORA/N).